Andai

Tak pernah menuntut apa pun pada siapa pun. 

Tak perlu membuktikan apa pun pada siapa pun. 

Saya pernah membaca di suatu tempat, entah buku, artikel di koran, atau sekedar tulisan curhat di blog orang. Bukankah hidup akan lebih tenang jika kita menjadi diri kita apa adanya?

Andai kita tak pernah menuntut apa pun pada siapa pun

Hidup kita seringkali dipenuhi tuntutan kepada orang lain. Kita menginginkan pemberian. Kita menuntut nafsu dan kebahagiaan. Kita selalu haus cinta dan kasih sayang.

Andai kita tak perlu membuktikan apa pun pada siapa pun.


Segala bentuk pencapaian, usaha, dan kerja keras kita, benarkah semuanya untuk diri kita sendiri? Seringkali, semuanya adalah reinkarnasi dari bentuk keinginan membuktikan diri pada orang lain. Lihatlah mereka yang minder dan merasa selalu dipecundangi, maka mereka akan merasa perlu membuktikan bahwa mereka bukan pecundang. Lihatlah mereka yang ingin dikenal dan dianggap pahlawan, maka mereka merasa perlu membuktikan bahwa mereka bisa berbuat sesuatu. Lihatlah mereka yang ingin dipeluk dengan segenggam cinta, maka mereka merasa perlu membuktikan bahwa mereka layak diberi lebih dari sekedar kata-kata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close