Dusta

Bagaimana jika dirimu selama ini hidup dalam kebohongan?

Bagaimana jika kau selalu tahu apa itu kejujuran, tapi kau tak pernah tahu bagaimana lepas dari kebohongan. Bagaimana jika hidupmu hanya kumpulan ampas mimpi orang-orang lain yang tahu kau bisa membuatnya menjadi nyata, bukan untuk dirimu, tapi untuk mereka. Bagaimana jika kau tak pernah menghiraukan mulut besar di hatimu, yang merengek kelaparan, sementara kau menghabiskan umurmu selama ini hanya untuk menyuapi lubang kecil milik binatang jalang. Dan kau tahu lubang kecil itu tak pernah ada, tak pernah ada sebelumnya, karena kau yang membuatnya secara paksa, hanya karena kau tak pernah berani menengok mulut besar milikmu yang seperti tak nyata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close