Pemuda dan Cinta

Sejak mulai menjadi tumblr blogger di tahun 2011, satu-satunya hal yang meresahkan saya di tumblr adalah pembahasan soal cinta – yang menurut saya – sudah masuk kategori overdosis.

Setiap hari selalu ada beragam postingan bertemakan cinta. Quote, pertanyaan, tulisan, gif, puisi, semuanya membahas cinta.

Tidak sedikit teman-teman penulis yang menjadikan tumblr sebagai diari khusus untuk mencurahkan keresahan tentang cinta. Sebagai curahan hati dan media spesial untuk galau.

Tentu kita semua tidak asing dengan kata-kata seperti nikahmenjaga hatimenatapmu dari jauhmenahan rindu, dan kata-kata lainnya yang selalu bertemakan cinta. Cinta, cinta, dan cinta.

Saya tidak pernah mempermasalahkan cinta, karena saya pun adalah pemuda yang merasakan cinta. Perasaan yang seringkali tidak bisa kita bendung dan harus kita curahkan.

Saya mempermasalahkan frekuensinya, yang meresahkan saya karena kewajarannya telah melebihi batas. Terlalu banyak.

Saya resah karena tidak sedikit tumblr blogger Indonesia yang mendedikasikan tumblrnya hanya untuk membahas cinta setiap hari. 

Saya resah karena secara demografis, pengguna tumblr Indonesia adalah para pemuda yang mayoritasnya mahasiswa. Pemuda harusnya menyuarakan hal-hal yang meresahkan mereka. Kalau setiap hari yang disuarakan melulu soal cinta dan nikah, sungguh sangat disayangkan.

Saya resah karena pembahasan soal cinta itu wajar, tapi tak perlu didewakan hingga tiap waktu dibahas. Jangan sampai pembahasan cinta porsinya melebihi keresahan lain dalam pikiran kita. Alokasikan energi dan pemikiran kita untuk menyuarakan hal lain yang lebih penting.

Observasi sekitar, banyak hal lain yang lebih penting untuk diresahkan daripada sekedar kabar hati dan nikah. Kita bisa menyuarakan tentang pendidikan yang tidak merata, kebijakan politik yang perlu diubah, sains yang menarik dibahas, seni yang menginspirasi, dan masih banyak lagi. Kita bisa membagikan apa yang kita sukai dan lebih bermuatan manfaat seperti fotografi, infografik, kegiatan komunitas, tips berbisnis, industri kreatif, tutorial berhobi, dan masih banyak lagi.

Pembahasan tentang cinta memang pilihan, tapi di situ intinya: we do have a choice. Kita selalu punya pilihan untuk selalu membahas cinta atau membahas hal yang lain. Memelihara perasaan galau atau menyuarakan keresahan yang membuat kita lebih dewasa.

Subjektifitas mendorong saya untuk mengemukakan ini, karena saya tahu banyak dari teman-teman di tumblr yang tidak setuju dengan tulisan ini. Tapi saya tetap percaya bahwa cinta tidak seharusnya dibahas sedemikian rupa.

Cinta adalah rasa yang indah. Dan tanpa perlu selalu dibahas, kita selalu bisa merasakan keindahannya. Mereguk pahit dan manisnya. Menikmati jatuh dan bangunnya. Menghirup rasa dan pesonanya.

Jangan berhenti membahas cinta, tapi kurangi frekuensinya. Suarakan keresahan kita pada hal lain yang lebih penting dan membawa perubahan. Perubahan, yang jika bukan kita yang menyuarakannya, tidak akan ada lagi yang memerjuangkannya.

Karena kita adalah pemuda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close