Tutup Botol Plastik Menjadi Seni Mengagumkan di Ruang Publik

Dengan kreativitas, tutup botol plastik dapat menjadi seni yang menghiasi ruang publik dengan sangat mengagumkan. Lisa Be, seniman asal New York, membuat instalasi yang diberi nama When The Beach Met The Bay.

Instalasi ini merupakan seni yang dibuat sebagai tribute atas musibah badai Sandy (Hurricane Sandy) yang melanda Long Beach di tahun 2013. Lisa Be menggerakkan anak muda sekitar untuk mengumpulkan 25.000 tutup botol bekas dalam jangka waktu satu bulan. 

Dibantu oleh beberapa asisten yang dilatihnya, Lisa kemudian mengerjakan mosaik ini dalam waktu 30 hari. “Kami menyusun tutup botol sesuai warna, menempelkannya pada pelat besi, dan melekatkannya dengan mur, selama 12 jam per hari selama satu bulan”, ujarnya.

Tak hanya menghiasi ruang publik dengan karya berseni tinggi, When The Beach Met The Bay juga menjadi pengingat bagi komunitas sekitar; untuk menghormati apa yang telah hilang, dan menjaga apa yang masih dimiliki.

Punya ide untuk membuat instalasi seni di ruang publik kota kita? Semoga semakin banyak anak muda yang menghadirkan seni publik kreatif seperti ini di Indonesia.

Salam kreatif!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close