Thanks, New York!

Saat membuka halaman facebook, saya menemukan foto ini dari fanpage Humans Of New York.

Humans of New York adalah photo blog seorang fotografer bernama Brandon Stanton, yang sejak 2010 mengumpulkan portrait penduduk New York dan membagikan cerita-cerita unik mereka.

Saya mengikuti instagram Humans of New York sejak lama, namun ketika melihat postingan foto ini di Facebook, saya terdiam sejenak dan terpaku membaca captionnya yang hanya empat kata.

“Seen in Central Park”

Tapi saya tertegun bukan hanya karena fotonya, tetapi juga komentar-komentar di bawahnya. Bukan komentar yang menyudutkan, tetapi justru kalimat-kalimat yang menyejukkan hati.

Dari seorang Ateis:

“As an atheist who lives in Scotland’s largest Muslim community, this is not offensive. People praying is not offensive. Intolerance is offensive. Racism is offensive. Unkindness is offensive”

Dari seorang Christian:

“Never be ashamed of your faith. We know that Islam is religion of tolerance, and that the terrorists are extremists who are not real Muslims. Peace and love from a Christian”

Dari seorang Yahudi:

“I’m Jewish but everytime I see a person pray no matter the religion it makes me so calm and peaceful. like those Muslims in the photo, with all the day rush ,work, noises..they stop everything for a while and connect to god.

Dan komentar lainnya yang membuat saya malu sendiri:

"I admire how Muslim people can reserve time to be calm, pray, reconnect, be grateful, be mindful… five times a day! I want that for myself”

Karena seringkali masih menyepelekan sholat, sok sibuk dengan urusan dunia dan menempatkan sholat di prioritas terakhir.

“I think it’s so wonderful that people take time out of their day to realize that there is something so much more important than whatever they are doing right at that moment. Prayer is a powerful thing”

Yang bukannya semangat, malah suka malas kalau dengar adzan. Padahal mereka bilang adzan bisa menjadi indah, bahkan di telinga mereka yang bisa jadi tidak memahami maknanya seperti kita

“When traveling in Muslim countries, one of my favorite sounds is the call to prayer. I remember sleeping on a rooftop in Mali and being awakened by the morning call under a still dark, star-studded sky- so beautiful!”

Terima kasih untuk tamparan yang mengingatkan, kejujuran yang membahagiakan, dan kata-kata yang menyejukkan. Terima kasih untuk penghormatan yang diberikan kepada kami umat muslim. Semoga kita semua bisa selalu menjaga kerukunan dalam perbedaan, di mana pun kita berada.

Thanks, New York!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close