Q & A: Storytelling Untuk Industri Kreatif

Question:

assalamualaikum kak.. perkenalkan saya Udin. saya mulai tertarik dengan industri kreatif, namun masih belum banyak apa yang bisa saya hasilkan. saya mau nanya nih, saya masih rendah dalam hal storytelling, padahal saya ingin sekali membagikan apa yang saya pikirkan dengan kemasan cerita atau tulisan yang menarik. mohon bantuannya kak… terimakasih, wassalamualaikum 🙂

Answer:

Waalaikumsalam,

salam kenal Udin 🙂

Senang sekali semakin banyak orang yang tertarik dengan industri kreatif. Karena saya semakin yakin makin ke sini, beralih ke industri kreatif bukan alternatif, tetapi sudah menjadi kebutuhan.

Menjawab pertanyaannya, dari berbagai sumber yang saya baca, industri kreatif memang memiliki satu benang merah: storytelling. Sebelumnya saya pernah menulis: di Indonesia, Kemenparekraf (sekarang Barekraf) membagi industri kreatif menjadi 15 subsektor.

Sekarang rasanya produk apapun dipasarkan dengan storytelling yang memukau.

Menurut saya, storytelling itu dasarnya menulis. Bahkan produk komunikasi audio seperti radio dan podcast, maupun visual seperti film dan video didasari dengan penulisan. Karenanya, belajar storytelling pada dasarnya belajar menulis atau mengemukakan ide melalui tulisan.

Untuk mengasah kemampuan storytelling ada dua cara yang harus terus dilakukan; (1) memperbanyak input, dan (2) terus berlatih menghasilkan output. Input yang dimaksud adalah informasi yang kita serap melalui hal yang kita lihat, dengar, dan rasakan; bisa berupa buku, bacaan di internet, video maupun film. Sedangkan output yang dimaksud adalah terus berlatih membuat storytelling yang baik, melalui media menulis, berbicara atau media visual. Kuncinya di berlatih, lagi, lagi, dan lagi.

Cara tersebut saya ambil dari teori Garbage In, Garbage Out yang ditulis Austin Kleon dalam bukunya Steal Like An Artist.

Untuk sumber inspirasi dalam poin memperbanyak input, saya punya beberapa daftar website yang sangat direkomendasikan untuk belajar storytelling. Saya akan membuat daftarnya dalam postingan baru untuk berbagi beberapa situs keren untuk belajar storytelling.

Dan berikut ada dua tulisan saya sebelumnya yang juga bisa menjelaskan teori tadi dengan lebih detil

Semoga membantu. Salam kreatif!

Diterbitkan oleh

Iqbal (@iqbalhape)

Love to share opinions and stories. Host of Podcast Subjective.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.