Keresahan

Pagi ini saya membuka timeline twitter dan membaca bahwa hari ini adalah hari spesial. Hari ini, 27 Oktober adalah Hari Blogger Nasional.

Karenanya, saya memulai rutinitas pagi dengan kepo sejarah saya sendiri.

Saya mulai menulis di Tumblr sejak 2010, tapi blog pertama saya (ternyata) sudah ada sejak 2008. Namanya Catatan Merah Putih, blog yang saya tulis di awal SMA. Saat membaca lagi tulisan saya satu per satu, saya senyum-senyum sendiri. Rasanya aneh karena ternyata saya pernah menulis tentang M. Natsir (yang bahkan sekarang saya lupa), hobi main ke museum, dan sok-sokan bikin analisis bahasa.

Baca blog jaman dulu rasanya aneh dan seringkali, geli. Kok bisa ya dulu saya berpikiran kayak gitu.

Tapi saya selalu belajar menghargai proses; karenanya meskipun cupu, saya tidak pernah berniat menghapus tulisan yang pernah saya buat di media manapun. Karena saya sepenuhnya sadar: apa yang membuat saya sekarang adalah apa yang saya lakukan di masa lalu.

Menulis di blog telah membuka saya pada amat sangat banyak kesempatan dan pengalaman. Menulis di blog membuat saya bertemu dan kenal secara langsung dengan para idola dan inspirasi. Tulisan di blog membuat saya berkesempatan mengasah skill di Indonesia Kreatif. Karena menulis di blog pula – lewat rantai proses yang agak panjang – saya kenal @peter-draw@kuntawiaji, dan keluar negeri untuk pertama kali.

Tapi yang paling penting bagi saya, blog menjadi tempat saya menumpahkan keresahan. Dia menjadi perantara saya bertemu orang-orang yang berbagi kegelisahan yang sama.

Kata Raditya Dika, keresahan adalah sumber inspirasi paling alami dalam berkarya. Menurut Radit, setidaknya ada tiga tingkatan keresahan: inner self, outer self, dan the world within. Dua tingkatan pertama masih bicara soal diri sendiri, dan tingkatan terakhir bicara soal dunia di sekitar kita.

Menulis adalah langkah pertama membebaskan diri dengan menceritakan masalah apa adanya.

Meminjam istilah @prawitamutia, menuangkan keresahan melalui tulisan adalah proses pemulihan jiwa.

Dunia semakin lebih baik karena semakin banyak orang yang berbagi keresahan. Saya masih terus berharap Tumblr bisa menjadi rumah pengetahuan yang lebih kaya dari sekadar menampung keresahan yang itu-itu saja.

Mari merayakan kegelisahan dan berbagi keresahan.

Selamat Hari Blogger Nasional!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close