Bang anak biologi ya? Samaan dong wkwkwk. Tapi kok kayaknya nggak ada unsur-unsur biologinya sih di tumblr lo? hha. Gw pengen minta pendapat lo tentang passion bang, sebenarnya passion tu apaan sih? oh mungkin lo pernah ngepost? Bisa kasih linknya? makasih bang

Hi @lukmanaaziz​, salam konservasi!

Terima kasih atas tamparannya 🙂

Saya memang anak biologi dan tumblrnya jarang (bukan ga pernah) bicara soal biologi. Saya cinta sains, tapi menjalani kuliah 4,5 tahun dan mencoba semua kegiatan sana sini membuat saya sadar bahwa saya memang ga bisa berkarir sebagai saintis biologi. Teman-teman yang kenal saya, terutama yang dari biologi, pasti tahu bahwa saya sering banget bilang ini: “Cinta saya buat biologi ga pernah hilang. For me, it’s more than just knowledge. It’s a Science of Life”.

I know it sounds cliche, but it’s true. Bahkan saya tidak yakin saya bisa sampai di tempat saya sekarang kalo bukan karena biologi. Nanti kalo ada kesempatan, saya akan cerita lebih panjang.

Bicara soal passion, saya belum pernah membuat tulisan khusus soal itu. Tapi saya selalu merujuk pada Rene Suhardono (@reneCC), one of my rockstar yang juga menulis kolom #UltimateU di Kompas serta buku Your Job Is Not Your Career dan Passion 2 Performance. Menurut Rene,

Passion terletak pada segala aktivitas yang membuat kita merasa berdaya

Kata kuncinya ada dua. Pertama: aktivitas. Jadi jika kamu sedang mencari passion kamu apa, passion bukan terletak pada pekerjaan, tapi aktivitas. Passion bukan jadi penyanyi, penulis, atau pelukis; tapi bernyanyi, menulis, atau melukis.

Kedua: merasa berdaya. Saat melakukan aktivitas yang menjadi passion, maka kita merasa mudah dalam mengerjakannya. Kita merasa sangat bersemangat, merasa punya tujuan, dan bisa mengeluarkan potensi terbaik kita saat melakukannya.

Kalo mau lebih asik, nonton video TEDxJakarta berikut dimana Rene bicara soal Passion, Purpose, dan Value.

Baca juga tulisan-tulisan keren di http://www.impact-factory.com/blog/.

Passion bisa dibilang konsep yang cukup abstrak bagi banyak orang. Tapi jangan fokus di definisi passion, fokuslah di outputnya, yaitu karya. Jangan jadikan alasan “saya belum tahu passion saya apa” untuk tidak berkarya.

Teruslah berkarya sebagai bagian dari pencarian passion dan jati diri kita sendiri. Semoga membantu.

Salam kreatif!

Diterbitkan oleh

Iqbal (@iqbalhape)

Love to share opinions and stories. Host of Podcast Subjective.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.