Kak, gimana sih caranya supaya bisa rajin nulis setiap hari? just info, sy anak kedokteran tingkat 3 yg entah kenapa makin ke sini diary dan blognya makin berdebu padahal makin banyak juga ide2 dan pengalaman yang ingin dituangkan ke dalam bentuk tulisan. banyak banget alesannya, mulai dari kecapean krn kesibukan sehari2, tiba2 gak mood, dll deh. ada saran gak kak? super menyedihkan nih :(

Halo yang di sana, terima kasih sudah memulai diskusi 🙂

Saya lumayan sering mendengar pertanyaan ini, baik ditujukan langsung kepada saya maupun yang saya dengar dilemparkan ke orang lain.

Jawaban singkatnya, selalu sama dan tidak pernah berubah: tulis aja dulu. Menulis adalah keterampilan yang harus dilatih dengan kedisiplinan, jadi kuncinya terus belajar dan selalu luangkan waktu untuk menulis. Sebagai tambahan, saya punya 3 insight dan tips yang bisa kita lakukan untuk menciptakan habit menulis:

1. First Draft is Always Rubbish

Kebanyakan orang yang tidak kunjung mulai menulis punya satu hambatan yang sama: takut tulisannya dicap jelek oleh orang lain. Menurut saya, ketakutan ini tidak beralasan karena toh, kamu bahkan belum buat satu pun tulisan.

Dan fakta lain menunjukkan: first draft is always rubbish. Tulisan pemula selalu jelek, jadi ya kenapa harus takut. Mulailah dengan sesuatu yang jelek, lalu bagikan ke orang lain dan saya jamin kamu akan belajar dua hal: selalu ada orang yang menyukai tulisan kita, dan selalu ada orang yang menunjukkan dimana kekurangan kita. Dari sana, kita akan belajar dan bertumbuh menjadi lebih baik lagi.

Kalau kamu mau lebih percaya diri, saya sarankan untuk membaca kembali buku pertama Raditya Dika Kambing Jantan dan tulisan 7 tahun lalu di blog Pandji Pragiwaksono. Bandingkan dengan tulisan mereka sekarang, dan kamu akan buktikan first draft is always rubbish, bahkan pada penulis sekelas mereka. Hilangkan ketakutan dan mulai posting tulisanmu sekarang.

2. Catat Semua Ide

Menurut saya, ide tidak berharga; karena semua orang bisa punya ide. Yang berharga adalah ide yang dituliskan. Karenanya, selalu siap untuk menangkap ide kapanpun dan di manapun.

Saya selalu membawa tiga jenis buku di tas, salah satunya note kecil untuk mencatat semua ide yang terlintas. Kalau kamu malas membawa buku kemana mana, belakangan saya juga sudah mulai beralih ke smartphone. Saya menggunakan aplikasi Google Keep sebagai bank ide. 

image

Google Keep sangat praktis untuk mencatat ide, baik dalam bentuk tulisan, coretan tangan, rekaman suara, maupun foto.

Setiap ada ide, pastikan selalu catat ide tersebut walaupun hanya dalam bentuk satu kalimat. Secara berkala (kalau saya setiap benar-benar nganggur atau kehabisan bahan menulis), cek bank ide di notes maupun Google Keep untuk mencari ide yang bisa dikembangkan menjadi tulisan utuh.

Dengan cara ini, meskipun kita sibuk dan belum punya waktu luang, kita bisa memastikan tidak ada ide yang terbuang.

3. Latihan Dengan Menulis Semua Yang Ada di Otak

Ini adalah sebuah latihan menulis yang namanya saya karang sendiri. Saya belajar dari sebuah buku tentang cara menulis, sayangnya saya lupa judulnya.

Latihan ini mengharuskan kita menulis dengan tangan. Siapkan kertas dan alat tulis, nyalakan timer selama 5 menit, dan tulis semua kalimat yang terlintas di otak kita saat itu juga. Tulis semua kata secepat cepatnya, jangan ada yang dipikirkan, jangan ada yang ditahan.

Latihan ini bertujuan untuk membiasakan kita menumpahkan semua ide secara lancar dalam bentuk tulisan. Latihan ini juga akan menghilangkan kebiasaan kita berpikir terlalu lama sebelum dituliskan.

“Duh nulis apa ya, pengen nulis soal buku yang barusan gue baca, duh tapi gue lupa bab pertamanya, ehmm nulis apa ya, hemm duh harus nulis nih, apa dong mikir hemm”

Itu adalah contoh saat saya menuliskan semua yang ada di otak kita. 5 latihan pertama, kertas saya penuh dengan kata “hmmm” karena kata itu selalu melintas ketika saya berpikir. Latihan ini sangat efektif membuat saya tidak lama berpikir dalam menuangkan tulisan, dan latihan ke 12 menghasilkan sebuah tulisan menarik yang bercerita apa yang saya rasakan ketika sedang tidak bisa menulis. Bisa dibaca di sini.


Itu tadi tiga tips yang bisa dijalankan. Semoga membantu, dan salam kreatif!

Diterbitkan oleh

Iqbal (@iqbalhape)

Love to share opinions and stories. Host of Podcast Subjective.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.