Melatih Kreativitas Dengan Wreck This Journal

Saya sudah cukup lama ingin sharing tentang buku ini. Waktu masih kuliah di UI, saya setiap hari nongkrong di perpustakaan dan setiap hari pula mampir ke toko buku Times (yang kemudian berubah menjadi Books & Beyond). Saya tidak pernah membeli buku karena harganya mahal (rata-rata di atas 200.000). Tapi saya juga tidak pernah membaca karena di toko buku ini tidak ada buku yang sampulnya terbuka. Singkat cerita, ini toko buku kelas atas.

Saya setiap hari mampir untuk melihat buku-buku dengan sampul keren, lalu saya catat judul bukunya dan saya google di komputer perpustakaan. Nasib anak kuliah kere yang haus bacaan.

Wreck This Journal karya Keri Smith ini adalah salah satu buku yang bikin saya penasaran karena konsepnya yang sangat berbeda. Akhirnya saya bisa punya buku ini karena dihadiahkan @sherzade_o. Wreck This Journal menjadi buku yang sangat membantu dalam melatih kita menumbuhkan mental kreativitas.

Melatih Keberanian Mencoba Hal Baru

Konsep buku ini sederhana, tapi tidak pernah terbayang sebelumnya.

Bisa dibilang, buku ini adalah buku setengah jadi. Tugas kita sebagai pembaca adalah melengkapi setengah bagiannya yang masih kosong.

Di setiap halaman ada instruksi yang sangat beragam, dari yang standar sampai yang terlihat konyol untuk dilakukan. Beberapa instruksi diantaranya, warnai seluruh halaman, robek salah satu halaman dan kubur di tanah. Ada juga instruksi untuk lempar buku dari ketinggian, ikat dengan tali lalu seret bukunya di jalanan, atau menumpahkan kopi dan menempelkan permen karet di salah satu halaman.

Jijik? Iya. Konyol? Bisa jadi.

Awalnya saya berpikiran sama. Tapi setelah melakukan banyak instruksi, saya menemukan kebahagiaan sendiri. Saya jadi lebih berani melakukan hal-hal baru yang tidak pernah saya lakukan sebelumnya. Saya jadi lebih berani untuk bereksperimen, mencari berbagai alternatif, dan lebih peka dengan lingkungan di sekitar saya.

Instruksi-instruksi konyol yang diberikan Keri Smith bukanlah poin utama dari bukunya. Mereka hanya serangkaian latihan yang membentuk pola pikir terpenting dalam kerja kreatif, yaitu berani mencoba hal baru.

Seperti yang juga pernah saya tulis, kreativitas bukan bawaan lahir, tapi skillset yang harus dilatih. Tak hanya Wreck This Journal, buku Keri Smith yang lain seperti Finish This Book, How to Be An Explorer of The World, dan This Is Not A Book dibuat untuk melatih kreativitas kita.


Saya ingat waktu TK, saya pernah ikut lomba mewarnai. Waktu itu gambarnya rumah, dan saya mewarnai genteng rumah dengan warna hijau, lalu semua teman, juri, dan bahkan guru menertawakan saya. “Genteng kan warnanya merah/coklat, kok kamu warnai hijau”. Saya menangis karena saya merasa bodoh. Kok saya tidak bisa “pintar” seperti anak lain yang mewarnai genteng dengan warna yang benar.

Bertahun-tahun kemudian ketika saya mengingat hal itu kembali, saya bersyukur menyadari bahwa keinginan saya berkreativitas tidak mati oleh kejadian itu. Saya menyadari bahwa banyak sekali teman-teman berjiwa seni di sekitar saya yang berhenti karena kreativitasnya tidak diterima. Karyanya dicap aneh. Imajinasinya dilabeli bodoh, hanya karena berbeda.

Saya sadar bahwa kreativitas adalah milik semua orang, dan tak ada satu orang pun yang bisa merampasnya dari siapapun. Tapi seiring umur bertambah, kita harus sadar bahwa banyak bagian dari jiwa kreativitas kita yang dirampas waktu. Wreck This Journal adalah salah satu buku yang bisa membantu kita mengembalikan apa yang telah hilang ditelan waktu.

Kreativitas dari keberanian mencoba hal baru. Selamat bersuka cita merayakan imajinasi.

Salam kreatif!

Diterbitkan oleh

Iqbal (@iqbalhape)

Love to share opinions and stories. Host of Podcast Subjective.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.