Ayo Saling Menguatkan

Sampai sekarang, saya masih setuju bahwa nasihat itu pada dasarnya selalu ditujukan untuk diri sendiri.

“All advices are autobiographical”, kata Austin Kleon.

Itu juga yang menyentak saya kembali setelah mendengar kembali suara Chester Bennington.

image

Saya bukan fans Chester. Iya suaranya berkarakter banget, tapi waktu jaman album Meteora booming dan LP lagi naik banget, saya bahkan lebih penasaran sama Hahn sang DJ dan tidak terlalu banyak tahu tentang Chester.

Saya juga bukan fans hardcore Linkin Park, tapi saya suka banget beberapa lagu hits mereka; Numb, In The End, Faint (yang jadi alarm subuh saya karena lagunya emang rising), The New Divide (yang bikin kesengsem karena waktu itu jadi OST nya Transformers 2), dan Iridescent.

Lagu terakhir punya ikatan emosional buat saya. Saya sedang spotify-hopping sampai akhirnya bertemu lagi dengan lagu ini setelah sekian lama.

Dulu, lagu Iridescent menemani saya untuk move on dari masalah. Saya juga tidak ingat persis waktu itu masalah saya apa. Pokoknya saat itu saya sedang mengalami kegagalan dan lagu ini jadi lagu yang membantu saya bangkit dan mengikhlaskan semuanya.

Mungkin, lagu ini adalah nasihat yang Chester nyanyikan untuk dirinya sendiri.

Iridescent adalah lagu rock ballad tentang harapan di tengah frustrasi dan kesedihan.

Liriknya membuat saya bercermin tentang kondisi yang waktu itu sedang saya rasakan.

When you were standing in the wake of devastation

When you were waiting on the edge of the unknown

And with the cataclysm raining down

Insides crying, “Save me now!”

You were there, impossibly alone

Lalu pelan-pelan mengajak saya mengingat semua rasa sedih itu.

Do you feel cold and lost in desperation,

You build up hope and failures all you’ve known

Remember all the sadness and frustration

And let it go…. let it go

Memeluk semua rasa itu, lalu mengikhlaskannya.

Saya ingat saat itu, saya seringkali mengulang lagu ini, dan beberapa kali menangis. Hingga akhirnya saya bisa ikhlas dan bangkit.

I just remember how powerful the song gave me strength.

But sadly, Chester himself, can’t help himself to get through. He commit suicide.

Dan bukan hanya saya. Di kolom komentar video klip Iridescent juga banyak yang menceritakan pengalaman serupa, bahkan dengan masalah yang lebih besar dari yang saya alami.

Saya tidak ingin menghakimi. Saya pun baru membaca lagi bahwa Chester juga secara terbuka bercerita tentang kehidupannya yang sulit; mengalami kekerasan dan sexual abuse saat dia kecil, orangtuanya bercerai saat dia umur 11 tahun, kecanduan obat-obatan, dan masalah lainnya.

“I remember that stuff happening to me at that stage and even thinking about it now makes me want to cry,” katanya di satu interview. “My God, no wonder I became a drug addict. No wonder I just went completely insane for a little while.”

Saya juga tidak tahu apa yang akhirnya membuat Chester mengakhiri hidupnya. Tapi apapun itu, menurut saya mengakhiri hidup sendiri bukanlah sesuatu yang bisa dibenarkan, baik secara agama maupun moral. Bunuh diri bukanlah jalan keluar.

Jangan sampai ini terjadi lagi pada siapapun, terutama orang-orang di sekitar kita. Jangan sampai ada teman/keluarga kita yang terpuruk dalam kesendirian, lalu memutuskan untuk mengambil bunuh diri sebagai jalan keluar.

Kita harus bisa saling menguatkan. Jika kita sedang terpuruk dalam masalah, cari bantuan. Cari teman, lalu ceritakan. Punya masalah bukan tanda payah. Curhat bukan tanda lemah. Semua orang punya masalah, dan semua orang pada dasarnya lemah. Bercerita dan saling menguatkan adalah cara kita bangkit dan bertahan.

Lihat lagi teman-teman di sekitar kita. Lakukan hal simpel, cek kembali daftar kontak kita. Sapa teman-teman kita yang sudah lama tidak bersua, colek lagi walaupun sekadar menyapa. Pastikan dia tetap ada di sana, dan pastikan juga dia tahu kita ada untuk mereka.

Saya sudah pernah mengalaminya; kita tidak pernah tahu betapa berharganya upaya kita membantu teman kita bangkit meski hanya sekadar menyapa. Apa yang buat kita mungkin sekadar hi di Whatsapp bisa jadi sangat berharga untuk teman-teman kita.

image

Setelah kematiannya, kini Linkin Park mempersembahkan sebuah halaman khusus sebagai tribute untuk Chester, berisi dukungan agar orang-orang yang mengalami masalah bisa mendapatkan support dan tahu bahwa mereka tidak sendirian.

Ayo pastikan tidak ada orang di sekitar kita yang merasa sendirian.

Ayo saling menguatkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close