Don’t Break The Chain (Metode Simpel Membangun Disiplin)

Membangun disiplin itu susah-susah gampang.

Susah karena kita melawan diri sendiri.

Gampang karena… Ya sebenarnya mah gitu doang.

Bener loh. Ini yang saya temukan setelah mencoba membaca banyak referensi tentang disiplin dan membangun habit. Sebenarnya kuncinya ya gitu-gitu aja.

Simple, but never easy.

Kebanyakan solusi dari sebuah masalah itu simpel. Tapi simpel ga selalu berarti mudah, membangun disiplin salah satunya.

Berikut tiga catatan penting saya tentang proses membangun disiplin.

Pertama, membangun disiplin itu sering dianggap memberatkan, padahal disiplin itu justru membebaskan.

Misalnya kita ingin membangun habit menulis minimal satu tulisan setiap hari. Kalo kita ga pernah disiplin nulis sebelumnya, seminggu pertama pasti beraaat banget. Bingung mau nulis apa. Merasa tulisan kita sampah. Tiap nulis lima kata, dihapus lagi lima-limanya. Berat lah pokoknya.

Tapi kalo kita berhasil membangun disiplin menulis setiap hari, setelah 30 hari, kita justru akan merasa menulis itu jadi sangat gampang. Bahkan jadi ga bisa melewati hari tanpa menulis.

Pada akhirnya, membangun disiplin justru membebaskan kita dari batasan yang sebelumnya kita buat pada diri sendiri.

Kedua, ada banyak metode dan cara membangun disiplin, tapi intinya selalu sama: ya lakukan saja hal tersebut secara konsisten.

Saya akan share salah satu metode membangun disiplin yang efektif dan simpel. Namanya Don’t Break The Chain.

980x
Don’t Break The Chain calendar

Metode ini pertama kali saya pelajari dari mahaguru saya, Austin Kleon dalam bukunya Show Your Work. Idenya sendiri ternyata datang dari Jerry Seinfeld, standup comedian asal Amerika yang setiap Januari membeli kalender besar dan memasangnya di dinding.

Setiap hari, dia akan menulis joke baru dan setiap selesai menulis, dia akan mencoret tanda X merah besar pada angka tanggal hari itu di kalender.

Productivity-secret-jerry-seinfeld-dont-break-the-chain
coret X besar setiap hari

Seinfeld melakukan itu setiap hari sampai akhirnya muncul rantai X merah di kalender tersebut. Ide dari metode ini sangat simpel: Jangan sampai rantai X nya terputus. Don’t break the chain.

Metode simpel ini juga saya gunakan, and it works both as tools and motivator. Mencoret tanda X setiap selesai rasanya menyenangkan dan memberikan perasaan bangga karena saya telah menyelesaikan sesuatu hari ini. Dan melihat deretan rantai X itu membuat saya terus percaya diri, saya bisa dan sedang membangun disiplin ini.

Ketiga, goal membangun disiplin harus clear (jelas dan terukur) dan achievable (bisa dicapai, tidak muluk-muluk). Something small, everyday.

Saya selalu menuangkannya dalam satu kalimat dengan formula:

Saya akan melakukan____ Xsetiap hari/minggu/bulan.

Contohnya:

  • Saya akan menulis 200 kata setiap hari.
  • Saya akan berlari 2 KM setiap hari.
  • Saya akan merekam 1 episode Podcast setiap minggu.

Dan untuk memulai, selalu tulis goal yang ingin dituju dari aktivitas terkecil. Jangan langsung menulis goal Saya akan berlari 5 KM setiap hari sementara selama ini ga pernah lari, pasti akan berat banget. Dan sekali kita ngeskip aktivitas tersebut, akan sangat mudah untuk ngeskip juga di hari berikutnya. Yang penting kecil, tapi setiap hari.

Selalu mulai goal dengan aktivitas terkecil yang kalo lagi super sibuk pun, ga ada alasan untuk kita ngeskip hal tersebut. Balik lagi, yang terpenting adalah konsistensi.

Actionables

Buat saya, 3 poin di atas adalah catatan penting yang harus dipahami untuk mulai membangun disiplin. Tapi sekadar prinsip ga akan membawa kita ke mana-mana. Dari pengalaman saya, berikut beberapa actionables yang bisa langsung dilakukan untuk memulai:

  1. Tulis goal disiplin yang ingin dibangun dengan formula di atas. Tulis dengan tangan di kertas karena efeknya akan berbeda dari sekadar menulis di handphone.
  2. Beli kalendar. Saya menyarankan untuk menggunakan kalender cetak, yang bisa dipajang di dinding kamar atau ditempel di buku harian. Kalender cetak akan memberikan efek yang lebih menyenangkan ketika mencoret tanda X.
  3. Share goal membangun disiplin ini ke teman/keluarga/siapapun yang kita percaya. Tujuannya supaya dia tahu kita sedang melakukan hal ini dan bisa menjadi pengingat kalau kita ngeskip atau mulai males-malesan lagi.
  4. Start the Don’t Break the Chain game!

Catatan tambahan, kalo lo orang yang lebih suka digital, ada kalender digital gratis di dontbreakthechain.com yang bisa digunakan untuk mencoret X merah setiap hari.

Atau, bisa juga menggunakan Google Calendar yang punya fitur Goal. Saya juga pakai Google Calendar untuk beberapa habit. Teknis menggunakan fitur Goal di Google Calendar pernah saya bahas di Youtube saya.

Remember again, it is simple. But never easy.

Semoga membantu, selamat membangun disiplin!

Diterbitkan oleh

Iqbal (@iqbalhape)

Love to share opinions and stories. Host of Podcast Subjective.

5 tanggapan untuk “Don’t Break The Chain (Metode Simpel Membangun Disiplin)”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.