Line Today Tidak Penting

Hari ini, smartphone kita selalu dibanjiri notifikasi.

Pemberitahuan. Lini Masa. Informasi.

Salah satu yang sepertinya semakin marak dan terkenal, terutama di kalangan anak muda, adalah Line Today.

Berdasarkan laporan tahun 2014 saja, ada 30 Juta pengguna Line di Indonesia, yang berarti tahun ini harusnya bertumbuh jauh lebih dari itu. Saya belum menemukan laporan tahun 2016, tapi asumsi saya angkanya mungkin di kisaran 40-50 Juta pengguna. Bahkan bisa lebih.

Tahun 2016 juga disebut sebagai tahunnya Line di Indonesia: Line diketahui digunakan 3 kali lebih banyak dibandingkan dengan aplikasi messaging yang lain. 2017, bisa jadi angkanya berlipat melihat Line yang semakin gencar beriklan di TV, Youtube, dan media lain.

Kembali ke Line Today, saya jadi tertarik membahas ini karena tuntutan pekerjaan yang harus melek dengan tren digital terkini. Saya sendiri bukan pengguna aktif Line, saya menggunakan Whatsapp sebagai messaging utama, dan jarang sekali membuka Line.

Sekarang, mayoritas pengguna Line memposisikan Line Today sebagai asupan informasi dan hiburan utama di tiap hari. Line memang menyediakan Line Today sebagai kurasi berita terkini dan terhangat dari berbagai sumber berita. Menjadikannya semacam patokan agar tidak ketinggalan informasi terpenting setiap hari.

Tapi benarkah penting?

Saya tahu ini sangat subjektif, but let’s see some of this Line Today post.

Picture

Picture2

How about this?

Picture3

Foto Feby Febiola (saya bahkan lupa siapa dia), Mulan atau Maia (hello?), Rapunzel, Cobaan Raisa saat puasa, Siswi calon teroris, dan reaksi orang Korea coba makanan Indonesia.

YANG MANA YANG PENTING?

I’m not sure how to say this, but really. Saya sedih sekali kalau ada jutaan anak Indonesia yang menjadikan Line Today sebagai patokan berita terhangat dan terpenting hari ini. Karena pada akhirnya Line Today merepresentasikan sentralisasi berita yang tidak representatif untuk banyak orang. Semacam TV nasional.

Berita Jakarta menjadi berita nasional. Berita satu orang artis menjadi berita nasional. Berita tidak penting seperti orang korea coba makanan Indonesia juga jadi berita nasional. Padahal tidak semua berita penting untuk jadi berita nasional.

Tentu ada banyak hal yang bisa didiskusikan tentang hal ini. Tapi untuk saat ini, saya hanya ingin bilang bahwa mungkin kita memang harus sangat selektif dalam menerima informasi. Tidak selamanya tahu banyak informasi itu baik, bahkan mungkin kekurangan informasi jauh lebih baik.

Karena toh ternyata, Line Today saja banyak yang tidak penting.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close