Menulis Buku Yang Ingin Saya Baca

Waktu masih kuliah, satu hari saya sedang jalan-jalan di toko buku. Ritual bulanan yang harus saya lakukan untuk membuat otak tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Lalu saya menemukan buku yang selama ini saya cari: buku tentang kreativitas yang asik, diisi dengan berbagai ilustrasi, tapi padat filosofi dan tips praktis. Judulnya Steal Like An Artist.

Buku ini akhirnya menjadi kitab suci saya dalam memicu kreativitas.

Dari sana, saya keranjingan mencari buku-buku kreativitas yang lain. Tak lama, saya pun mulai ketagihan membaca buku-buku nonfiksi, terutama buku-buku berbahasa inggris.

Saya pun mulai mencari buku-buku nonfiksi berbahasa Indonesia, tapi rasanya sulit sekali mencari yang sesuai dengan preferensi saya: asik dibaca tapi tetap sarat makna dan pengetahuan baru.

Hingga pencarian saya pun semakin spesifik ke buku nonfiksi khusus untuk anak muda. Tapi saya belum menemukannya, sampai sekarang.

Hingga saya teringat flowchart simpel yang ada di Steal Like An Artist. Bagan sederhana yang juga menjadi pegangan Austin dalam hal membaca dan menulis.

IMG_2902-768x768.jpg

Sesimpel itu. Kita mencari buku yang ingin kita baca. Dan ketika kita tidak menemukannya… Kita yang harus menulis buku itu.

Saat ini, saya masih mencari buku yang belum saya temukan.

Dan saya tahu apa yang harus saya lakukan.

Diterbitkan oleh

Iqbal (@iqbalhape)

Love to share opinions and stories. Host of Podcast Subjective.

One thought on “Menulis Buku Yang Ingin Saya Baca”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.