Berkunjung ke Pesantren Tradisional di Taj Ul Masajid Bhopal, India

Flashback Agustus dua tahun lalu (2017), saya mengunjungi kota Bhopal, India. Satu hari, saya berkunjung ke Masjid Taj Ul Masajid. Sebuah masjid besar yang ternyata juga berfungsi sebagai pesantren.

Waktu keliling masjid dan lihat anak-anak seumuran SD sedang bermain, saya datangi untuk ajak bicara.

Saya ajak ngobrol pake bahasa Inggris, mereka bengong ga ngerti. Saya coba pake bahasa Arab, belum nyambung juga. Mau coba pake bahasa India, saya ga bisa.

Akhirnya saya coba ajak ngaji. Saya baca surat Al-Ikhlas, mereka langsung nyambung dan ngaji bareng. Saya coba baca An-Naba, semua pada bengong tapi nunjuk satu orang (yang baju abu abu), dan geleng-geleng India, yang gue artikan sebagai: “wadidaw, kalo sampe situ mah dia doang bang yang udah nyampe hapalannya“.

Akhirnya si abu-abu yang ditunjuk ini geleng-geleng India, dan ikut ngaji juga.

Mantabsoul, kata saya dalam hati. Meski terpisah bahasa, namanya satu soul tetap bisa bersambung juga, salah satunya lewat hapalan Al-Quran.

Untungnya, saya juga sempat ngobrol sejenak dengan salah satu gurunya, yang ternyata bisa bahasa arab. Alhamdulillah bahasa arab saya meski tersisa sedikit masih bisa terpakai juga.

Kita doakan semoga adik-adik ini tumbuh jadi tokoh India yang menginspirasi perubahan di sekitarnya.

Dan meski berbeda-beda, semoga kita semua yang satu soul sebagai bangsa bisa terus tersambung dengan cara-cara yang tidak kita sangka.

Diterbitkan oleh

Iqbal (@iqbalhape)

Love to share opinions and stories. Host of Podcast Subjective.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.