Bisa Jadi Mindfulness Jawabannya

Sekitar 4 tahun lalu gue mulai belajar mindfulness dan minimalism.

Ga cukup dalam untuk sampai ke level namaste, tapi cukup ngulik untuk tahu dan paham beberapa prinsip dasarnya. Setidaknya ada dua prinsip utama yang gue pegang sampai sekarang dan berpengaruh dalam cara gue melihat hidup.

Pertama, jangan ragu membuang hal-hal yang tidak penting. Waktu, energi, dan kapasitas kita terbatas. Memiliki terlalu banyak hal cuma akan bikin keram otak dan emosi, lalu bingung mau melakukan apa dan jalan ke mana.

Makanya secara berkala kurangi hal-hal dalam hidup. Baik dari hal kecil sampe yang besar. Karena ternyata banyak hal yang kita takutkan hilang ternyata cuma ilusi. Ketika benar-benar dihilangkan, ternyata tidak ada pengaruhnya sama sekali dengan hidup kita.

Kedua, jangan mengenggam terlalu keras. Berharap boleh. Punya ekspektasi silakan. Tapi lebih banyak hal yang ga bisa kita kendalikan dibandingkan yang bisa.

Karenanya boleh genggam, tapi jangan genggam terlalu keras. Karena ketika hilang, kita bisa lebih mudah melepas karena tahu tidak ada yang benar-benar dalam kendali kita

Buat yang sering kecewa. Susah move on. Mudah sakit hati.

Coba mindfulness. Bisa jadi ketemu jawabannya.

Diterbitkan oleh

Iqbal (@iqbalhape)

Love to share opinions and stories. Host of Podcast Subjective.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.