Kamu mau diam saja atau ambil sikap?

Kalo ada ketidakadilan, kamu berbuat apa?

Bantu yang kamu bisa atau sibuk membanding-bandingkan?

Berani ambil sikap atau sibuk nyinyir dan komentarin orang?

Menuntut diri sendiri ambil bagian, atau sibuk menuntut orang lain yang turun tangan?

Seruan kebaikan hadir bukan untuk dibentur-benturkan.

Ketidakadilan terjadi bukan untuk dibanding-bandingkan.

Kebaikan ada untuk dibantu.

Ketidakadilan terjadi untuk diluruskan.

Kesempatan membantu hadir bukan buat dipertanyakan, tapi untuk dijawab:

Kamu mau diam saja atau ambil sikap?

Diterbitkan oleh

Iqbal (@iqbalhape)

Love to share opinions and stories. Host of Podcast Subjective.

Satu komentar pada “Kamu mau diam saja atau ambil sikap?”

  1. Pribadi sih milih diam aja untuk saat ini. Sadar diri, I don’t have power for that. Gak apa-apa dibilang pengecut. Dari pada ambil sikap gak bisa, nyinyir orang dosa.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.