Love What You Do

image

Do what you love, and love what you do.

Kita tentu telah mendengarnya berkali-kali. Apalagi sejak dipopulerkan oleh Steve Jobs dalam commencement speech nya di Stanford, kalimat ini menjadi seperti mantra sakti bagi siapapun untuk bisa menjadi sukses.

Kita akan sukses ketika kita mengerjakan apa yang kita cintai, dan mencintai apa yang kita kerjakan.

Pada dasarnya, saya setuju. Sayangnya, mengerjakan apa yang kita cintai tidak semudah itu untuk dilaksanakan. Kebanyakan dari kita merasa terjebak dalam suatu pekerjaan yang tidak sesuai dengan keinginan kita, terperangkap dalam pekerjaan dan tempat yang salah, terpaksa menngerjakan sesuatu yang tidak kita cintai.

Lalu apakah satu-satunya cara menjadi sukses hanya dengan mengerjakan apa yang kita cintai? 

Kabar baiknya ada cara lain: mencintai apa yang kita kerjakan.

Cinta bicara tentang hati, dan seringkali cinta hanya butuh waktu. Nikmati apa yang kita kerjakan, dan waktu akan membuat kita jatuh cinta padanya. Sebagaimana perasaan kita kepada orang yang kita cintai, waktu tidak mengubah apapun darinya: ia hanya membuka mata kita pada pandangan yang lebih bijaksana. Cinta membuat kita menerima kekurangannya dan melihat lebih banyak kecantikannya.

Bagi saya pribadi, sukses adalah ketika kita bisa memberikan performa terbaik dan mengeluarkan potensi kita secara maksimal. Jika kita belum bisa mengerjakan apa yang kita cintai, maka belajarlah untuk mencintai apa yang kita kerjakan.

Do what you love. Love what you do.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *