Perpustakaan Berjalan Bernama Kuda Pustaka

Namanya Ridwan Sururi. Seorang pria berumur 42 tahun asal Desa Serang, Purbalingga, yang berkeliling dari sekolah ke sekolah dengan kuda kesayangannya, Luna.

Pak Ridwan sangat menikmati hobinya mengurus kuda. hingga suatu hari dia bertanya, manfaat apa yang bisa ia berikan pada sekitar dengan hobinya. Dan datanglah ide: membuat perpustakaan berjalan. Dia menamakannya Kuda Pustaka.

Pak Ridwan menunjungi sekolah-sekolah tiga hari dalam seminggu. Di bawah kaki Gunung Slamet, Kuda Pustaka menjadi pelita bagi anak-anak yang haus bacaan dan pengetahuan. “Mereka paling suka komik dan buku cerita”, ujarnya. Tidak ada biaya yang diambil dari jasanya. Semua dilakukan karena kepedulian dan keinginannya memberikan manfaat.

Pak Ridwan dan kudanya Luna adalah contoh nyata seorang pahlawan. Yang tidak mencari sorotan cahaya, yang tidak pamer di sosial media, tapi turun tangan dan membuat perubahan yang nyata. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *