Mau Tidur Lagi

Selepas sholat subuh hari ini, saya tidak sedang ingin tidur lagi. Biasanya, tidur lagi adalah ritual harian yang jarang sekali saya tinggalkan. Meski sudah sering mendengar bahwa tidur setelah subuh itu dilarang, atau setidaknya tidak baik untuk dilakukan, godaan untuk kembali ke kasur dan memeluk guling terlalu besar untuk diabaikan. Meski sering menyesal karena berniat tidur 15 … 

 

Jadi, Bagaimana Dia Menggantung Dirinya?

Teman saya punya dosen di LIPIA, sepupunya Syaikh Sudais sang imam Masjidil Haram. Katanya marga si dosen adalah marga yang memiliki bank pertama di Saudi Arabia, yang artinya si dosen ini orang kaya dan banyak uangnya. Jika Anda belum pernah berinteraksi langsung dengan para masyaikh dari Arab sana, mungkin Anda akan kaget betapa banyaknya uang … 

 

Setoples Kaca

Mengutip Andrea Hirata, di balik dunia yang hiruk pikuk dengan kesibukan, di belakang ingar bingar kota yang memusingkan, ada dunia yang terdiam dan tenang. Dunia yang tanpa huru-hara dan tak pernah tergesa-gesa. Di dunia ini, waktu tersimpan dalam setoples kaca. Sore tadi saat berjalan pulang ke rumah, saya bertemu seseorang yang hidup di dalam setoples … 

 

Mak!

Mak, Lapar! Kenapa kita tidak bisa makan enak seperti orang di rumah berdinding  kaca? Lapar menyiksa. Haus mendera. Tiap hari kita harus puasa. Padahal kita kan kelaperan. Kapan kita bisa makan enak, Mak? Nasi yang putih, lauk yang lengkap, sayur yang lezat, buah yang segar, air yang sehat. Tak pernah Ipul rasa. Nasi bekas, tanpa … 

 

Saya Benci Pengemis Setengah Mati

Saya benci pengemis. Saya benci pengemis setengah mati. Saya membenci pengemis. Saya bukan orang sombong yang membenci orang-orang kecil. Saya juga bukan orang kaya, saya biasa-biasa saja. Biar saya jelaskan mengapa saya benci pengemis setengah mati. Pertama, saya akan membela diri bahwa saya bukanlah orang sombong. Dalam Islam, sombong itu ada dua jenis: bathorul haq …