Subjective Ep. 17 – End of An Era (My Tribute to David Karp and Tumblr

27 November 2017, menandakan berakhirnya sebuah era.

David Karp, Founder Tumblr, memutuskan untuk keluar dari perusahaan yang dia bangun sejak 11 tahun yang lalu.

Melalui memo yang dia kirimkan ke semua tim Tumblr, David bercerita bahwa keputusannya keluar dari Tumblr adalah hasil proses refleksi yang panjang.

Sebagai fans setia Tumblr dan David Karp sejak lama, saya merasa ini jadi berita penting. Tidak ada yang tahu pasti bagaimana masa depan Tumblr. Tapi yang pasti, Tumblr sebagai perusahaan akan sangat berbeda setelah ini.

Di episode ini, saya bercerita tentang sejarah dan perjalanan Tumblr, cerita David Karp, dan bagaimana Tumblr menemani saya bertumbuh sebagai seorang pekarya.

Di segmen #JawabDiPodcast, saya cerita singkat tentang cara membuat podcast dan bagaimana kita bisa berhenti membandingkan hidup dengan orang lain.

Join me, and you will listen to my subjectivity.

Looking Forward, David!

Kemarin, saya terbangun setelah membuka Tumblr dan membaca postingan yang membuat hati tidak karuan.

David Karp (Founder Tumblr), memutuskan resign dan keluar dari Tumblr.

image

David memposting email yang dia kirimkan ke seluruh tim Tumblr di blognya.

image

Berikut teks lengkap surat yang David tulis.

Friends and colleagues –

After nearly 11 years, I’ve decided that 2017 will be my last year at Tumblr.

It is truly overwhelming to write those words. But I have the comfort of knowing I leave Tumblr in better hands than my own. Jeff [D’Onofrio] is the most capable and caring leader I’ve ever met, which I say with no exaggeration. Simon [Khalaf] has worked tirelessly to support us and everything that makes Tumblr special. But even more, they are both true believers in what we’ve built and how much we can still do.

I look back with so much pride. At a generation of artists, writers, creators, curators, and crusaders that have redefined our culture, and who we have helped to empower. There are no words, though, that can express how sincerely grateful I am for the privilege of working with you. This team and place has been my family and home for most of my adult life. That I have gotten to spend this time working with people so spectacularly talented and unstoppably optimistic is a blessing I hope you have shared, and will continue to share.

I beg you to understand that my decision comes after months of reflection on my personal ambitions, and at no cost to my hopefulness for Tumblr’s future or the impact I know it can have. The internet is at a crossroads of which this team can play a fundamental role in shaping. You are in the driver seat, and I am so excited to see where you go!

Thank you for allowing me this honor,

David


Selesai membaca surat itu, saya segera membuka twitter dan mendapati postingan yang sama di akun @davidkarp. Saya tetiba emosional dan masih sulit menerima David sampai ke keputusan ini.

Sebagai pengguna dan fans Tumblr sejak 2011, saya sejak lama mengagumi David Karp sebagai seorang founder dan seniman. Saya mengagumi visinya tentang Tumblr sebagai rumah bagi kreator di seluruh dunia. Saya mengikuti sosoknya sebagai product visionary yang selalu fokus membuat platform ekspresi kreatif dengan lingkungan yang positif. Saya membaca banyak artikel tentang dia, menonton wawancaranya di Youtube, dan mendengarkan obrolannya di berbagai podcast. David adalah salah satu panutan saya sebagai seorang seniman, pegiat teknologi, dan pemimpin di usia yang sangat muda.

image

Itulah kenapa saya menulis Tumblr Inside, seri tulisan yang membahas balik layar Tumblr dan tumbuh kembangnya sebagai perusahaan teknologi. Mulai dari visi Tumblr yang dibawa David, sosok David Karp sebagai CEO, hingga Tumblr dalam angka. Saya juga punya draft tulisan panjang analisis saya tentang masa depan Tumblr yang belum sempat saya selesaikan, hingga sampai ke titik ini.

Tumblr adalah rumah karya saya selama lebih dari 5 tahun. Di sini saya mencurahkan keresahan dan mengasah kreativitas. Tumblr adalah bagian penting dari tumbuh kembang saya sebagai seorang pekarya.

Keluarnya David Karp banyak dianalisa berkaitan erat dengan proses panjang setelah Tumblr dibeli Yahoo, dan Yahoo diakuisisi Verizon. Tapi satu hal yang pasti, keluarnya David Karp menandakan berakhirnya satu era penting dalam sejarah Tumblr.

Tidak ada yang tahu pasti masa depan Tumblr. Dalam dunia teknologi yang berubah begitu cepat, tidak ada yang pasti. Semua bisa berubah dan mati tiba-tiba. Banyak yang menganalisa Tumblr akan berakhir seperti Vine. It’s so sad to write this, but I’m just reading the situation.


image

David Karp adalah seorang visioner yang mengubah dunia. Dia mungkin kalah populer dibanding Larry Page, Mark Zuckerberg, atau Jeff Bezos, tapi visinya telah menciptakan shift culture yang signifikan di internet. Kemudahan Tumblr telah memfasilitasi jutaan kreator di seluruh dunia, membuat budaya baru seperti meme dan gif, dan menjadi wadah jutaan orang berbagi inspirasi.

Saya tidak bisa membayangkan perasaan David: membuat karya ikonik yang mengubah dunia, lalu setelah 11 tahun memutuskan untuk meninggalkannya.

That must be hard. Really hard.

Tapi saya setuju dengan Marco Arment, yang pernah menemani David Karp mengembangkan Tumblr di awal.

image

To David, thanks for creating such great platform. A creative space for millions of people for over a decade. You’ve created place for communities. You’ve brought joy, happiness, and inspiration to so many people.

Can’t wait to see what you do next.

image

Looking forward, David!


Tumblr Inside:

Tumblr Inside (1): The World’s Creator


Tumblr Inside adalah seri tulisan yang membahas tentang Tumblr: cerita tentang passion, kreativitas, dan tumbuh kembangnya sebagai perusahaan teknologi.


Kalian pasti mengenal Steve Jobs atau Bill Gates. Kalian juga pasti pernah mendengar cerita tentang Mark Zuckerberg, Sergey Brin, atau Larry Page, para raksasa pencipta teknologi yang produknya saat ini menguasai dunia.

Tapi kalian hampir pasti tidak mengenali pria ini. Dan saya bisa pastikan, tanpa dia, saya tidak bisa menulis, dan kalian tidak akan pernah bisa membaca tulisan ini.

That one is because he is the creator of this blogging platform.

Namanya David Karp. Founder of Tumblr.

David adalah bapak dari blogging platform tercinta ini. Ya, saya benar-benar jatuh cinta dengan Tumblr pada pandangan pertama.

Saya mulai menulis di blog tahun 2008. Sebelumnya, saya menulis di blogspot, dan ini dia blog pertama saya. Tidak banyak tulisan yang terekam di sana; selain karena saya lebih banyak menulis di buku catatan, selama SMA saya tinggal di pesantren yang hanya seminggu sekali bisa mengakses internet. Itu pun hanya satu jam, mencuri-curi waktu di pelajaran komputer, dengan koneksi yang ogah-ogahan.

Awal 2010, saya baru beradaptasi dengan aktivitas mahasiswa, meskipun kebiasaan menulis catatan tidak pernah berhenti. Baru di tahun 2011, @tameswariniken mengenalkan saya dengan Tumblr. Waktu itu Tumblr dengan tampilannya yang simpel, elegan, dan identitas barunya sebagai platform microblogging membuat saya penasaran dan tanpa pikir panjang menjadikan sebagai rumah baru.

Menulis dan mempublikasikannya melalui Tumblr selama lebih dari 4 tahun membuat saya bisa melihat banyak hal; menilik kembali catatan dan kejadian yang saya rekam di masa lalu, berbagi pandangan kepada banyak orang tentang isu yang saya pedulikan, dan mengevaluasi bagaimana pemikiran saya berkembang.

Thanks to David Karp, bagi saya Tumblr bukan hanya tempat berekspresi, tapi juga tempat mencari inspirasi. Follow The World’s Creator, begitu tagline Tumblr yang tertulis jelas di halaman pembuka. Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, di Tumblr, kita bisa menemukan para kreator dan pekerja kreatif yang membagikan ide dan karyanya. We really can follow the world’s creator, mulai dari musisi, fotografer, film maker, penulis, hingga komedian. Saya sangat menikmati sensasi membuka timeline dan dibanjiri berbagai karya seni yang tidak ada habisnya.

Tumblr sekarang adalah rumah bagi lebih dari 227 juta blog, dan blog kita termasuk di dalamnya. Sejak diluncurkan di tahun 2007, David Karp selalu berpikir untuk membuat segala sesuatu menjadi simpel. Ia percaya bahwa simplisitas adalah kunci dari kreativitas, dan bahwa hidup ini harus dipenuhi dengan karya.

Sudah saatnya kita mulai mengurangi isi Tumblr kita dengan keluhan dan curhatan tanpa makna. Saatnya menjadi bagian dari jutaan pencipta karya dari seluruh dunia.

We are the world’s creator.