https://api.soundcloud.com/tracks/333170121/stream?client_id=N2eHz8D7GtXSl6fTtcGHdSJiS74xqOUI?plead=please-dont-download-this-or-our-lawyers-wont-let-us-host-audio

Subjective Ep. 14: Stop Being a Social Media Jerk

Not sure why. But my “angry” content is usually more interesting than others

Ini salah satu contohnya. My another rant, about what I called jerks on social media.

Saya ngobrolin tentang fenomena Afi; tentang public shaming, bullying, dan berbagai etika di dunia sosial media yang seharusnya punya etika yang sama dengan dunia nyata

You will like it. Or you will disagree with it, and probably still like it

Di segmen #JawabDiPodcast, saya menjawab dan beropini tentang bersikap ke pembully, konsisten berkarya, dan kecerdasan anak yang menurun dari ibu

Link ada di bio

Join me, and you will listen to my subjectivity

I have a confession to make, and this may sound so selfish.

But these podcast things, are all about me.

At least initially.

Saya memulai Podcast Subjective untuk “mengobati” diri saya sendiri. Saya tertantang mengeksplorasi cara baru untuk jujur beropini. Saya merasa perlu menyalurkan suara-suara berisik di kepala ini. Dan saya ingin berbagi keresahan serta membangun diskusi.

Tapi dalam perjalanannya, saya tidak menyangka banyak respon positif yang saya terima. Yang paling menyenangkan, banyaknya pertanyaan dan bahan diskusi, baik via Email, Tumblr, Instagram, dan Twitter.

Sayangnya, ada banyak pertanyaan yang belum sempat terjawab lewat tulisan

Untuk itu, saya sedang mencoba format baru untuk Podcast Subjective: 30 menit membahas topik yang ingin saya bicarakan, dan 30 menit sisanya menjawab pertanyaan dan diskusi dalam segmen #JawabdiPodcast.

Dengan format ini, harapannya tiap episode bisa membangun lebih banyak diskusi. Ask me anything, bisa tentang topik yang pernah dibahas, usulan topik baru, atau pertanyaan apapun – yang iseng maupun yang seru untuk didiskusikan. Kirim pertanyaan via Email/Twitter/Tumblr dengan hashtag #JawabdiPodcast.

Join me, and you will listen to my subjectivity.

halo bang Iqbal ! The first, i’m proud of you mas hehe. keren gitu tumblr-nya. Yang pertama pingin dikepo, mas kan dulunya nih anak mipa biologi bukan ya? (dari hangout nya bening tirta). Nah sekarang kan malah banting stir jadi blogger beginian yak, nah tuh gimana? Maksudnya ya, kok bisa gt loh punya ide buat beginian. Sedangkan anak mipa kan pastinya ya lebih ke science. Sama ya tentunya, emang gak sayang gt sama perkuliahan yang di dapet dulu? kan beda gt bang hehe. Mau tips nya gituu. thx :)

Halo kamu yang di sana,

Terima kasih untuk pertanyaannya. Saya #jawabdipodcast ya, bisa didengarkan di Subjective Ep. 6 – Kritik & Cyber Bullying.

Dan sebenarnya saya juga bahas ini lebih panjang saat kemarin cerita di acara #TheCoffeeTalks bareng teman-teman alumni MIPA UI. Nanti akan ada rekamannya juga yang saya share di sini.

Semoga bermanfaat. Terima kasih 🙂

Bang, kapan dong subjective talk mbahas ustadz-ustadz sosmed, yang postingannya selalu dan selalu tentang jodoh dan jodoh ?. Pengen denger aja sudut pandang dari situ.

Halo @muflikhulmun, saya #jawabdipodcast ya.

Saya bahas sudut pandang saya tentang ustadz yang ngomongin jodoh di sana, bisa didengarkan di Subjective Ep. 6 – Kritik & Cyber Bullying.

Hatur nuhun 🙂