Subjective Talk w/ Choqi Isyraqi​: Ngobrolin Bullying & Titik Balik Berubah

 

Choqi adalah salah satu teman seru berkarya bareng, diantaranya pernah jadi tamu #SubjectiveLive Bandung dan kolaborasi bareng bikin video social experiment Kitabisa.com.

Lanjutkan membaca Subjective Talk w/ Choqi Isyraqi​: Ngobrolin Bullying & Titik Balik Berubah

Subjective Talk with Panji Aziz: Cerita Membangun Gerakan Sosial di Banten

Subjective Talk with Panji Aziz: Cerita Membangun Gerakan Sosial di Banten

Saya pertama bertemu Panji waktu sama-sama mengisi sebuah acara di IPB.

Tidak banyak anak muda yang konsisten melakukan gerakan sosial, dan Panji salah satunya.

Dari sekadar niat abstrak “ingin membuat karya yang membantu daerah saya”, Panji membangun Isbanban Foundation hingga menjadi gerakan yang sustainable, membuatnya diundang Kick Andy, dan mendapatkan pengakuan di berbagai forum internasional. Tapi yang jauh lebih penting: memberi impact nyata buat ratusan anak-anak di Banten.

Di Episode ini, Panji bercerita tentang perjalanannya membangun Isbanban sejak kuliah, menjalankan organisasi dengan basis relawan, dan tips praktis dalam membangun organisasi sosial.

Buat teman-teman BEM atau komunitas yang sedang/ingin membangun gerakan sosial, cerita Panji akan sangat membantu membangun mindset yang benar dan menjalankan rencana yang tepat.

View this post on Instagram

Saya pertama bertemu @panjiaziz di IPB waktu sama-sama mengisi sebuah acara. Tidak banyak anak muda yang konsisten melakukan gerakan sosial, dan Panji salah satunya. Dari sekadar niat abstrak “ingin membuat karya yang membantu daerah saya”, Panji membangun Isbanban Foundation hingga menjadi gerakan yang sustainable, membuatnya diundang Kick Andy, dan mendapatkan pengakuan di berbagai forum internasional. Tapi yang jauh lebih penting: memberi impact nyata buat ratusan anak-anak di Banten. Di Episode ini, Panji bercerita tentang perjalanannya membangun Isbanban sejak kuliah, menjalankan organisasi dengan basis relawan, dan tips praktis dalam membangun organisasi sosial. Buat teman-teman yang sedang/ingin membangun gerakan sosial, cerita Panji akan sangat membantu membangun mindset yang benar dan menjalankan rencana yang tepat. Link di bio Join me, and you will listen to my subjectivity #SubjectiveTalk

A post shared by Iqbal Hariadi (@iqbalhape) on

Join me, and you will listen to my subjectivity

Subjective Ep. 17 – End of An Era (My Tribute to David Karp and Tumblr

27 November 2017, menandakan berakhirnya sebuah era.

David Karp, Founder Tumblr, memutuskan untuk keluar dari perusahaan yang dia bangun sejak 11 tahun yang lalu.

Melalui memo yang dia kirimkan ke semua tim Tumblr, David bercerita bahwa keputusannya keluar dari Tumblr adalah hasil proses refleksi yang panjang.

Sebagai fans setia Tumblr dan David Karp sejak lama, saya merasa ini jadi berita penting. Tidak ada yang tahu pasti bagaimana masa depan Tumblr. Tapi yang pasti, Tumblr sebagai perusahaan akan sangat berbeda setelah ini.

Di episode ini, saya bercerita tentang sejarah dan perjalanan Tumblr, cerita David Karp, dan bagaimana Tumblr menemani saya bertumbuh sebagai seorang pekarya.

Di segmen #JawabDiPodcast, saya cerita singkat tentang cara membuat podcast dan bagaimana kita bisa berhenti membandingkan hidup dengan orang lain.

Join me, and you will listen to my subjectivity.

https://api.soundcloud.com/tracks/346963859/stream?client_id=N2eHz8D7GtXSl6fTtcGHdSJiS74xqOUI?plead=please-dont-download-this-or-our-lawyers-wont-let-us-host-audio

Subjective Ep 16 – Kebaikan Tanpa Batas

Ketika semua berisik goblak goblok sana sini soal pribumi, ijinkan saya cerita sedikit, cuma 15 menit.

Episode podcast kali ini adalah rekaman saya di Malang, ketika saya menghadiri undangan acara Annual Malang International Peace Conference di Universitas Raden Saleh Malang.

Diminta berbicara tentang perdamaian, saya cerita salah satu hal terbesar yang saya pelajari selama hampir 3 tahun di Kitabisa.com:

Kebaikan itu tidak ada batasnya

Tidak agama, tidak ras, tidak juga batas kota dan negara.

Saya cerita beberapa inisiatif kebaikan orang Indonesia yang melintasi batas-batas tadi dan membuktikan bahwa jauh di dalam hati, kita semua saling sayang dan peduli.

Hanya 15 menit. Episode singkat yang semoga bisa memberi warna damai di tengah sosial media yang hingar bingar dengan konflik dan perpecahan.

Join me, and you will listen to my subjectivity

https://api.soundcloud.com/tracks/343220949/stream?client_id=N2eHz8D7GtXSl6fTtcGHdSJiS74xqOUI?plead=please-dont-download-this-or-our-lawyers-wont-let-us-host-audio

Subjective Talk with Archie Wirija: Musik, Quran ID Project, & Berproses Jadi Baik

You gotta listen to this.

Even for me, this is one of my own favorite interview.

Saya pertama kali kenal Archie dari sosmed karena @quranidproject sebelumnya sudah duluan hits. Gimana ga hits, pertama keluar langsung dengan nama-nama beken seperti Afghan dan Raisa

Lalu pertama kali ketemu di sebuah acara, dan dia juga nyapa sebelum saya. Lah, kenal dari mana?

“Gue liat Youtube lo”

Saya langsung sumringah, sedap sekali bapak ini. Artis mana coba yang lihat Youtube saya.

Dan entah kenapa, saya dapat banyak banget request supaya saya ngobrol bareng Archie di #SubjectiveTalk.

Akhirnya saya janjian dan main ke studio @quranidproject bareng @desireenasfhia. Kita ngobrolin banyak hal seru, mulai dari positive vibes yang selalu dikeluarkan Archie, kehidupannya semasa kuliah, kecintaannya pada dunia musik, kedekatannya dengan banyak artis dan musisi, hingga cerita tentang project yang dia jalankan sekarang.

Obrolan yang menyenangkan tentang semangat positif dan value berbagi kebaikan yang universal buat anak muda Indonesia.

Join me, and you will listen to my subjectivity.

https://api.soundcloud.com/tracks/333170121/stream?client_id=N2eHz8D7GtXSl6fTtcGHdSJiS74xqOUI?plead=please-dont-download-this-or-our-lawyers-wont-let-us-host-audio

Subjective Ep. 14: Stop Being a Social Media Jerk

Not sure why. But my “angry” content is usually more interesting than others

Ini salah satu contohnya. My another rant, about what I called jerks on social media.

Saya ngobrolin tentang fenomena Afi; tentang public shaming, bullying, dan berbagai etika di dunia sosial media yang seharusnya punya etika yang sama dengan dunia nyata

You will like it. Or you will disagree with it, and probably still like it

Di segmen #JawabDiPodcast, saya menjawab dan beropini tentang bersikap ke pembully, konsisten berkarya, dan kecerdasan anak yang menurun dari ibu

Link ada di bio

Join me, and you will listen to my subjectivity

https://api.soundcloud.com/tracks/330701488/stream?client_id=N2eHz8D7GtXSl6fTtcGHdSJiS74xqOUI?plead=please-dont-download-this-or-our-lawyers-wont-let-us-host-audio

Subjective Talk with Pandu Kartika: Cerita Code4Bandung & Gerakan Anak Muda

Di #SubjectiveTalk kali ini, saya ngobrol dengan Pandu Kartika Putra.

Pandu dikenal sebagai aktivis open data di Bandung.

Aktif mengikuti kegiatan exchange dan konferensi di berbagai negara, Pandu memulai gerakan Code4Bandung: sebuah gerakan yang mendorong kolaborasi pemerintah dan publik Bandung untuk menyelesaikan masalah sosial menggunakan teknologi.

Di episode ini, Pandu bercerita tentang perjalanan dia membangun Code4Bandung; memulai gerakan dari nol, menjalin kerjasama dengan pemerintah kota, formula menggerakkan warga kota, tips networking, hingga lessons learned untuk anak muda yang ingin atau sedang memulai gerakan.

Semoga bisa menginspirasi untuk gerakan anak muda lainnya.

Join me, and you will listen to my subjectivity.

https://api.soundcloud.com/tracks/327523779/stream?client_id=N2eHz8D7GtXSl6fTtcGHdSJiS74xqOUI?plead=please-dont-download-this-or-our-lawyers-wont-let-us-host-audio

Subjective Talk – Cerita Kuliah di Madinah & Belajar Tentang Islam

Sebulan yang lalu, saya dapat kesempatan untuk bisa pergi ke dua tanah suci: Mekkah & Madinah.

Awalnya pergi ke Jeddah untuk sebuah conference, saya juga menyempatkan mampir ke Mekkah untuk umroh, dan tak lupa ke Madinah untuk sholat di Masjid Nabawi. Dan mengunjungi teman-teman saya di sana.

Ada beberapa teman saya semasa pesantren yang sedang berkuliah di Madinah.

Asep dari Ciamis, Mubarok dari Pontianak, dan Dzahabie dari Bali.

Saya menginap di asrama mereka, dan kami ngobrol dan cerita banyak hal.

Then it hit me. Saya harus mengajak mereka untuk ngobrol di #SubjectiveTalk.

Rasanya cukup banyak obrolan tentang kuliah science, engineering, law, dan social science di Eropa dan Amerika. Tapi bagaimana dengan kuliah agama di timur tengah?

Di #SubjectiveTalk kali ini, saya ngobrol tentang cerita mereka berkuliah di Madinah, apa yang dipelajari selama di sana, cara belajar agama Islam yang benar, dan opini tentang isu keragaman pasca Pilkada di Indonesia.

Semoga obrolan ini bisa menjadi wawasan positif tentang Islam dan perdamaian Indonesia 😃

Join me, and you will listen to my subjectivity.

https://api.soundcloud.com/tracks/316567343/stream?client_id=N2eHz8D7GtXSl6fTtcGHdSJiS74xqOUI?plead=please-dont-download-this-or-our-lawyers-wont-let-us-host-audio

Subjective Ep. 12 – Berkarya di Tumblr

Sejak 2010, saya mulai ngeblog di Tumblr.

Dari yang awalnya cuma iseng mencoba sampai kesengsem beneran dan ketagihan ngeblog, memfokuskan semua tulisan saya di sini.

Tumblr jadi rumah buat tulisan, gagasan, dan keresahan saya. Tumblr juga tempat lahirnya ide @biologeek dan Podcast #Subjective.

Di episode ini, saya membagikan kembali rekaman waktu saya sharing di panggung Social Media Week Jakarta 2016. Rekaman satu tahun yang lalu. Dan saya masih ingat, SMW itu satu minggu setelah kejadian Kemenkominfo memblokir Tumblr.

Sebenarnya waktu Tumblr diblokir, saya baca banyak berita bernada “Tumblr diblokir, Blogger bersuara”. Waktu saya baca dan lihat namanya, saya kesal karena yang diwawancara itu ya blogger blogspot/wordpress atau platform lain. Kesal aja sih, kan yang diblokir Tumblr, ya wawancara blogger Tumblr lah *ngarep.

Karenanya, waktu dapat kesempatan sharing di SMW ini, saya cerita bagaimana Tumblr mewadahi saya berkarya. Saya juga cerita Tumblr sebagai tempat banyak kreator lokal membagikan karyanya; penulis, komikus, bahkan musisi seperti Agnes Monica (@agnezmothekid)  dan Dekat (@musikdekat).

Saya juga sharing perjalanan saya dari blog hingga podcast #Subjective.

Join me, and you will listen to my subjectivity

Baca juga tulisan saya: Tumblr yang Sebenarnya

https://api.soundcloud.com/tracks/307507895/stream?client_id=N2eHz8D7GtXSl6fTtcGHdSJiS74xqOUI?plead=please-dont-download-this-or-our-lawyers-wont-let-us-host-audio

Subjective Ep. 11 – Susahnya Mengatur Waktu

Mengatur waktu adalah salah satu masalah terbesar saya.

Saya punya dua penyakit yang kalo berkolaborasi akan jadi duet maut: lupa dan menunda-nunda.

Padahal saya punya banyak sekali keinginan; karir yang cemerlang, karya yang spektakuler, jaringan yang luas, dan kehidupan personal yang happy.

Tapi itu berarti ada sangat banyak hal juga yang harus dikerjakan; pekerjaan di kantor, bikin karya, nulis di blog, bikin podcast, update sosmed, olahraga rutin, nongkrong bareng teman, ikutan meetup, quality time bareng keluarga, baca buku, rajin ngaji dan ibadah, traveling, dan masih banyak lagi daftar to do yang harus dikerjakan.

Masalahnya, keinginan dan kewajiban tadi terasa sangat jauh gap nya. Banyak to do yang akhirnya ga bisa terselesaikan karena alasan waktu. Kalo sudah ga berhasil dilakukan, biasanya alasan yang keluar selalu itu itu lagi,

“Mau sih, tapi ga ada waktunya”

Saya yakin, banyak orang merasakan keresahan yang sama.

Di episode ini, saya curhat betapa susahnya mengatur waktu. Saya share beberapa metode manajemen waktu, diantaranya The Mourning Routine dalam mengatur rutinitas pagi dan The Power of Sleep nya Ariana Huffington dalam mengatur tidur. Saya juga cerita beberapa cara yang saya lakukan agar lebih produktif dalam mengisi waktu.

Di segmen #JawabDiPodcast, saya cerita pandangan saya tentang Flat Earth dan tes kepribadian seperti Stiffin dan MBTI.

Join me, and you will listen to my subjectivity.