Indonesia, bangsaku, bagaimanapun keadaannya, adalah tanah mutiara di mana aku telah dilahirkan.

Indonesia adalah tangis tawaku, putih tulangku, merah darahku, dan indung nasibku. Tak ada yang lebih layak kuberikan bagi bangsaku selain cinta, dan takkan kubiarkan lagi apapun menodai cinta itu, selamanya.

Andrea Hirata dalam Sebelas Patriot

“Sehebat-hebatnya pemerintah, ia hanya membawa ¼ perubahan. ¼ lagi ada di bisnis, ¼ lagiada di pergerakan masyarakat seperti ormas dan komunitas, dan ¼ lagi ada di
media.


Perubahan besar
hanya bisa terjadi dengan kolaborasi”


Ridwan Kamil, dalam
bukunya #TETOT: Aku,
Kamu dan Media Sosial
.

Sudahkah kita
menentukan di bagian mana kita akan ambil bagian dalam perubahan?