Saat sedang menuruni timeline Facebook, saya bertemu postingan ini. Baca perlahan, dan entah kenapa saya tersenyum sambil berkaca-kaca. Betapa bahagianya punya hidup yang bermanfaat. Yang tiap langkahnya adalah aktivitas berbagi. Yang tiap kalimat yang dituliskannya adalah inspirasi. Yang adanya ia menjadi pelipur lara untuk mereka yang sedang berduka. Yang tiap hadirnya bisa menjadi sebab bahagia … 

 

Dear Kang @ridwankamil, Terima kasih telah mengingatkan saya rasanya mendoakan kebaikan untuk pemimpin. Setiap melihat kang Emil berbicara tentang Bandung, saya selalu mendoakan semoga Allah tak henti-henti mengalirkan kebaikan. Semoga Allah selalu berikan kesehatan dan kekuatan untuk Kang Emil berjuang demi kebaikan. Semoga Allah kuatkan pundak dan hati Kang Emil untuk selalu istiqomah di jalan … 

 

“Sehebat-hebatnya pemerintah, ia hanya membawa ¼ perubahan. ¼ lagi ada di bisnis, ¼ lagiada di pergerakan masyarakat seperti ormas dan komunitas, dan ¼ lagi ada di media. Perubahan besar hanya bisa terjadi dengan kolaborasi” Ridwan Kamil, dalam bukunya #TETOT: Aku, Kamu dan Media Sosial. Sudahkah kita menentukan di bagian mana kita akan ambil bagian dalam perubahan?