https://api.soundcloud.com/tracks/302813449/stream?client_id=N2eHz8D7GtXSl6fTtcGHdSJiS74xqOUI?plead=please-dont-download-this-or-our-lawyers-wont-let-us-host-audio

Subjective Live Yogyakarta: Ngobrolin Pasca Kampus ft. Kurniawan Gunadi & Fanbul Prabowo

Setelah 2 bulan kembali dari Jogja, akhirnya saya baru berhasil menyempatkan waktu untuk mengedit rekamannya.

13 November 2016, saya membuat #SubjectiveLive kedua di Loop Station YK dengan tamu istimewa: @kurniawangunadi dan @fanbul

Sangat menyenangkan menggali cerita dan diskusi dari dua sohib keren ini.

Masgun dan Fanbul berbagi pengalaman mereka menghadapi kegalauan dan membuat pilihan. Masing-masing dari mereka punya cerita unik dan perjalanan yang menarik.

@kurniawangunadi, adalah salah satu penulis paling populer di jagad Tumblr. Asal Purworejo, kuliah di Bandung, dan berkarya di Jogja. Masgun cerita berbagai pengalamannya; shock culture saat berkuliah di kota besar, menentukan karir setelah kuliah, dan menemukan jodohnya.

Sementara Fanbul, adalah salah satu aktivis hits di Jogja. Meski sudah kenal dari satu tahun sebelumnya, banyak cerita seru dari Fanbul yang baru saya tahu di obrolan ini; tentang masa pendidikannya yang spesial dan perjalanannya berubah dari anak sekolah yang bermasalah jadi aktivis digital yang haus menyelesaikan masalah.

Akan ada dua part dalam obrolan ini. Part 1 untuk obrolan saya dengan mereka, dan Part 2 untuk tanya jawab dan diskusi dengan teman-teman di Jogja.

Join me, and you will listen to my subjectivity.

#SubjectiveLive @Yogyakarta – Ngobrolin Galau Pasca Kampus: Karir, Pilih Pasangan, dan Masa Depan

Sejak banyak bercerita di Podcast, saya menyadari bahwa galau pasca kampus adalah topik kegalauan universal. Topik ini relate dengan hampir semua orang yang pernah berkuliah, baik yang masih di kampus maupun yang sudah lama lulus.

Setelah lulus, kita dihadapkan pada persimpangan masa depan. Kita dituntut untuk memilih ingin berkarir dimana; bekerja di bidang apa; hingga menentukan pasangan dan kapan masuk ke jenjang pernikahan.

Semua adalah kegalauan khas anak muda yang memiliki banyak cerita.

Setelah menggali cerita di #SubjectiveLive Bandung, saya ingin menggali cerita lainnya di sebuah kota istimewa: Yogyakarta.

Sama seperti #SubjectiveLive sebelumnya, eksekusi idenya hadir dengan tiba-tiba.

Saya mengundang teman-teman di Jogja untuk meetup dan cerita bareng bersama mereka. Kita akan ngobrol santai di #SubjectiveLive bersama:

  • @kurniawangunadi, alumni Desain Produk ITB yang sekarang jadi penulis dan buka studio sendiri.
  • @fanbul Prabowo, anak komunikasi yang pernah drop out tiga kali, dan sekarang hobinya kerja sosial dan wara-wiri.

Kita akan berkenalan, berdiskusi santai, dan menggali pengalaman mereka melalui masa galau pasca kampus, serta membuat pilihan-pilihan yang membawa mereka ke titik sekarang.

  • Waktu: Ahad, 13 November 2016 | 19.00-21.00 WIB
  • Tempat: Loop Station Yogyakarta, Jalan Trikora no. 2 (Link Gmaps).

Untuk daftar, ketik Subjective – Nama – Email, kirim via SMS / WA ke 083822010294.

Tempat TERBATAS. Bawa pertanyaan dan kita akan ngobrol seru-seruan.

Ga pake syarat. Ga perlu bawa apa-apa.

Sampai jumpa di Jogja!

#SubjectiveLive Bandung: Terima Kasih!

26 Agustus 2016. Ruang Putih, Bandung.

image

Beneran ga nyangka ide nekat ini berhasil terlaksana dan beneran ada yang ikutan. Ide awalnya datang saat melewati satu tahun podcast kemarin. Saya berpikir, kalau mau tumbuh, rasanya saya harus berani melakukan sesuatu yang baru dan berbeda.

Salah satu hal baru yang selalu ingin saya coba adalah membawakan podcast secara Live, bikin talks dan meetup langsung dengan orang-orang di dunia nyata. Di luar negeri, beberapa podcast favorit saya seperti Star Talk-nya Neil DeGrasse Tyson juga sering membuat acara Live.

image
image

Lalu terpikir, mungkin saya harus mencoba hal yang sama.

Karena kebetulan ada acara juga, akhirnya saya nekat bikin di Bandung. Saya kontak @satriamaulana, coba cari tempat yang bisa menampung, dan akhirnya terpilih Ruang Putih sebagai venue dan 27 Agustus sebagai waktunya.

Selanjutnya langsung minta @satriamaulana dan @choqi-isyraqi untuk jadi partner diskusi. Dan pilih Galau Pasca Kampus sebagai tema obrolan. Publikasi dibuat dan mulai disebar dengan bantuan @dsrnasfhia.

image

Awalnya kita cuma expect 20-30 orang yang datang, karena segitulah kapasitas venue-nya menggunakan kursi. Tak disangka, yang daftar sampai >70 orang. Sampai di hari H pun kita masih terima beberapa pendaftaran, dan saya mulai panik. Akhirnya kami putuskan untuk menyingkirkan semua kursi dan dibuat lesehan.

Mendekati jam 7 malam, orang-orang mulai bermunculan hingga saya bingung, ini ternyata beneran ada yang datang.

image
image
image

Di akhir, tercatat 50an orang hadir dan meramaikan diskusi malam itu.

image
image
image

Tak hanya Satria dan Choqi, beberapa orang malam itu juga ikut bercerita dan berbagi kegelisahannya. Dan buat saya, benar-benar pengalaman yang sangat menyenangkan membawakan diskusi hingga hampir 2 jam.

Untuk yang belum bisa datang, sebenarnya saya sudah menyiapkan kamera untuk rekaman selama 2 jam. Tapi akhirnya gagal secara teknis dan hanya terekam selama 20 menit. Untungnya, rekaman audionya aman dan akan segera saya edit untuk dipublish di Soundcloud.

Terakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih untuk semua yang sudah datang. Terima kasih sudah memberikan support terbaik yang bisa saya punya: senyum dan jabat tangan. Terima kasih sudah berbagi cerita dan kegelisahan.

image

Terima kasih, Bandung!