Looking Forward, David!

Kemarin, saya terbangun setelah membuka Tumblr dan membaca postingan yang membuat hati tidak karuan.

David Karp (Founder Tumblr), memutuskan resign dan keluar dari Tumblr.

image

David memposting email yang dia kirimkan ke seluruh tim Tumblr di blognya.

image

Berikut teks lengkap surat yang David tulis.

Friends and colleagues –

After nearly 11 years, I’ve decided that 2017 will be my last year at Tumblr.

It is truly overwhelming to write those words. But I have the comfort of knowing I leave Tumblr in better hands than my own. Jeff [D’Onofrio] is the most capable and caring leader I’ve ever met, which I say with no exaggeration. Simon [Khalaf] has worked tirelessly to support us and everything that makes Tumblr special. But even more, they are both true believers in what we’ve built and how much we can still do.

I look back with so much pride. At a generation of artists, writers, creators, curators, and crusaders that have redefined our culture, and who we have helped to empower. There are no words, though, that can express how sincerely grateful I am for the privilege of working with you. This team and place has been my family and home for most of my adult life. That I have gotten to spend this time working with people so spectacularly talented and unstoppably optimistic is a blessing I hope you have shared, and will continue to share.

I beg you to understand that my decision comes after months of reflection on my personal ambitions, and at no cost to my hopefulness for Tumblr’s future or the impact I know it can have. The internet is at a crossroads of which this team can play a fundamental role in shaping. You are in the driver seat, and I am so excited to see where you go!

Thank you for allowing me this honor,

David


Selesai membaca surat itu, saya segera membuka twitter dan mendapati postingan yang sama di akun @davidkarp. Saya tetiba emosional dan masih sulit menerima David sampai ke keputusan ini.

Sebagai pengguna dan fans Tumblr sejak 2011, saya sejak lama mengagumi David Karp sebagai seorang founder dan seniman. Saya mengagumi visinya tentang Tumblr sebagai rumah bagi kreator di seluruh dunia. Saya mengikuti sosoknya sebagai product visionary yang selalu fokus membuat platform ekspresi kreatif dengan lingkungan yang positif. Saya membaca banyak artikel tentang dia, menonton wawancaranya di Youtube, dan mendengarkan obrolannya di berbagai podcast. David adalah salah satu panutan saya sebagai seorang seniman, pegiat teknologi, dan pemimpin di usia yang sangat muda.

image

Itulah kenapa saya menulis Tumblr Inside, seri tulisan yang membahas balik layar Tumblr dan tumbuh kembangnya sebagai perusahaan teknologi. Mulai dari visi Tumblr yang dibawa David, sosok David Karp sebagai CEO, hingga Tumblr dalam angka. Saya juga punya draft tulisan panjang analisis saya tentang masa depan Tumblr yang belum sempat saya selesaikan, hingga sampai ke titik ini.

Tumblr adalah rumah karya saya selama lebih dari 5 tahun. Di sini saya mencurahkan keresahan dan mengasah kreativitas. Tumblr adalah bagian penting dari tumbuh kembang saya sebagai seorang pekarya.

Keluarnya David Karp banyak dianalisa berkaitan erat dengan proses panjang setelah Tumblr dibeli Yahoo, dan Yahoo diakuisisi Verizon. Tapi satu hal yang pasti, keluarnya David Karp menandakan berakhirnya satu era penting dalam sejarah Tumblr.

Tidak ada yang tahu pasti masa depan Tumblr. Dalam dunia teknologi yang berubah begitu cepat, tidak ada yang pasti. Semua bisa berubah dan mati tiba-tiba. Banyak yang menganalisa Tumblr akan berakhir seperti Vine. It’s so sad to write this, but I’m just reading the situation.


image

David Karp adalah seorang visioner yang mengubah dunia. Dia mungkin kalah populer dibanding Larry Page, Mark Zuckerberg, atau Jeff Bezos, tapi visinya telah menciptakan shift culture yang signifikan di internet. Kemudahan Tumblr telah memfasilitasi jutaan kreator di seluruh dunia, membuat budaya baru seperti meme dan gif, dan menjadi wadah jutaan orang berbagi inspirasi.

Saya tidak bisa membayangkan perasaan David: membuat karya ikonik yang mengubah dunia, lalu setelah 11 tahun memutuskan untuk meninggalkannya.

That must be hard. Really hard.

Tapi saya setuju dengan Marco Arment, yang pernah menemani David Karp mengembangkan Tumblr di awal.

image

To David, thanks for creating such great platform. A creative space for millions of people for over a decade. You’ve created place for communities. You’ve brought joy, happiness, and inspiration to so many people.

Can’t wait to see what you do next.

image

Looking forward, David!


Tumblr Inside:

Social Media Week Jakarta 2016: Hidden Miracle in Tumblr

Jumat 26 Februari lalu, saya datang ke Senayan City atas undangan @tumblr-indonesia. Bersama @mamang-nasiuduk dan @prawitamutia

Buat saya pribadi, kesempatan untuk bercerita di panggung Social Media Week Jakarta terasa sangat spesial karena banyak hal.

Pertama, Social Media Week adalah konferensi tingkat global yang diselenggarakan tidak hanya di Jakarta. Di pekan yang sama tahun ini, SMW juga diadakan di Hamburg, Lagos, dan New York. Dengan mengikuti linimasa di twitter, saya tahu saya jadi bagian kecil dari ajang besar yang melibatkan ribuan orang di seluruh dunia.

Kedua, saya cukup norak untuk melihat foto saya ada di jajaran orang-orang keren di daftar speaker Social Media Week. Daftar ini berisi banyak manusia keren di dunia sosial media, mulai dari kreator, influencer, hingga praktisi industri.

image

Orang yang kenal saya akan cukup maklum bahwa saya orang yang norak dengan banyak hal. Dan saya sulit – lebih tepatnya malas – menutupi sifat norak saya ketika waktunya untuk norak tiba. 

Ketiga, ini salah satu panggung terasik yang pernah saya coba. Layar hi-res yang besar di background, layar kecil berisi slide di kiri bawah, dan layar kecil yang menunjukkan timer di kanan bawahjadi komponen yang membuat pengalaman bercerita jadi sangat nyaman. Dan yang lebih bikin norak asik, kami tidak menggunakan mic yang dipegang, tapi mic wireless semacam headset yang dipasangkan di daun telinga. Tak jauh beda dengan yang sering dipakai Agnez Mo nyanyi sambil joged macam orang kesurupan.

Keempat, secara personal, SMW ini jadi ajang spesial karena bagi saya merupakan milestone besar sejak saya ngeblog di Tumblr tahun 2010. Di SMW, saya bercerita tentang bagaimana saya menggunakan Tumblr sebagai rumah saya untuk berkarya. Dan mengapa buat saya jadi milestone besar, saya ceritakan dalam presentasi saya di panggung Social Media Week kemarin.

Rekamannya bisa ditonton di channel Youtube Komunitas Tumblr Indonesia.

Terakhir, SMW jadi spesial karena ini jadi Meetup komunitas Tumblr kedua yang saya ikuti. Setelah sebelumnya ikutan Tumblr Gathering bareng teman-teman @tumbloggerkita di Jakarta, SMW jadi acara kedua dimana saya bisa bertemu langsung dan bertatap muka dengan pengguna Tumblr lainnya. Selalu menyenangkan bisa berbagi tentang pengalaman saya menggunakan Tumblr, serta berjabat tangan dan kenal langsung dengan sesama pecinta Tumblr di luar sana.

Terima kasih untuk kesempatannya bercerita. Mari terus gunakan Tumblr untuk berkarya!

Tumblr Yang Sebenarnya

Sejak siang tadi, banyak teman yang menanyakan saya ke mana.

Ada yang message via whatsapp, tag saya di facebook, bahkan kirim pesan melalui email.

Saya tidak kemana-mana.

Tapi jika ditanya mengapa saya belum juga berbicara tentang apa yang terjadi hari ini, jawaban yang paling jujur, adalah karena saya marah.

Saya marah karena siang ini, tiba-tiba saya mendapat kabar dari @satriamaulana tentang Tumblr yang akan diblokir kemenkominfo karena banyak memuat konten pornografi.

image

Saya marah tapi saya tahu saya tidak bisa bicara asal-asalan.

Saya tahu kemarahan bisa membuat kita berbicara tanpa sadar atau mengatakan sesuatu yang justru memperkeruh suasana.

Dan saya tahu di era dimana semua orang dengan mudah share sini dan sana, bisa jadi berita ini belum bisa dipastikan kebenarannya. Atau mungkin berubah cepat keadaannya.

Jadi saya menunggu waktu yang tepat untuk berbicara, dan ini bukan hanya tentang kasus blokir atau apapun yang hanya sesaat.

Kini, hati saya sudah lumayan reda. Dan kini, saya ingin berbicara. 

Tentang Tumblr yang sebenarnya.


Tumblr adalah kanvas terbaik untuk berkarya.

Sebagai orang yang punya ketertarikan besar terhadap dunia startup, saya menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari Tumblr sebagai platform dan sejarah pendirinya. Sejak awal, David Karp hanya punya satu definisi untuk Tumblr, dan entah bagaimana, definisi itu tumbuh di jiwa penggunanya. Termasuk para pengguna Tumblr di Indonesia.

David mendefinisikan Tumblr sebagai perfect tool for self expression. Sejak awal, David mendesain Tumblr sebagai tempat terbaik untuk berekspresi, dan menciptakan rumah yang nyaman agar siapapun bisa berkarya dengan sangat mudah.

Itulah juga mengapa salah satu tagline Tumblr adalah Follow The World’s Creator. Karena di sini, kita bisa menemukan jutaan blog berisi karya kreatif dari seluruh dunia.

image

Di Tumblr, orang tidak melihat siapa kita, melainkan melihat apa karya kita. Itulah mengapa, di Tumblr bertebaran blog yang menggunakan pseudonym: bukan menggunakan nama asli. Beberapa contohnya di Indonesia seperti @jagungrebus, @eleftheriawords, @quraners, dan termasuk saya sendiri yang menggunakan nama @academicus.

Merupakan hal yang sangat biasa ketika kita hanya mengenal seseorang hanya dari akun Tumblrnya, dan baru mengenal nama aslinya ketika bertemu di dunia nyata.

Tumblr tidak hanya menjadi wadah, tapi menjadi ekosistem sempurna yang mengajak kita untuk mengapresiasi orang lain karena karyanya. Salah satu bukti nyatanya adalah, Tumblr adalah satu-satunya sosial media besar yang tidak menampilkan jumlah followers secara default.  Tidak adanya jumlah followers menghilangkan status artis/seleb sosmed, sehingga orang “dipaksa” benar-benar melihat isi Tumblr kita, bukan follow karena alasan ribuan orang lain juga follow dia.

Saya tidak tahu jumlah pastinya, tapi setidaknya ada ratusan ribu anak muda Indonesia yang menggunakan Tumblr untuk berkarya, berjejaring, dan bercerita.

Saya aktif di Tumblr sejak 2011, dan saya sudah melihat berbagai karya indie dan inisiatif anak muda lahir dari platform ini.

Diantaranya buku Taste Buds yang lahir dari Tumblr Yunus @kuntawiaji dan @namasayakinsi.

image

Lalu Tumblr @jurusankuliah, inisiatif @beningtirta yang membuat Tumblr open submission berisi cerita tentang jurusan-jurusan kuliah di Indonesia.

image

Ada @kurniawangunadi yang melahirkan buku Hujan Matahari dan Lautan Langit.

image

@prawitamutia dengan karyanya Teman Imaji.

image

@erstudio dengan karyanya Twin Path.

@urfa-qurrota-ainy dengan bukunya Happiness Lab.

@dokterfina dan masgun dengan kolaborasinya di @suaracerita.

image

@faldomaldini yang memanfaatkan Tumblr untuk publikasi inisiatifnya membangun daerah asalnya.

image

Begitu juga dengan tulisan, pemikiran, dan Podcast Subjective saya juga lahir dan tumbuh besar di Tumblr, hingga detik ini.

Dan masih sangat banyak karya anak muda Indonesia yang lahir dari Tumblr di luar sana. Kreativitas mereka terus bertumbuh, dan aliran inspirasi untuk mereka tidak bisa dibendung.

Tumblr juga menjadi rumah besar yang mempertemukan kita dengan pertemanan baru di dunia nyata, melalui komunitas seperti @tumbloggerkita dan @tumblr-indonesia.

Karenanya, tentu aneh jika ada yang ingin menutup rumah tempat kita berkarya, untuk sesuatu yang tidak kita lakukan. Dan jangan heran jika kemudian kita melawan, karena toh kita tidak mengerti apa yang Anda bicarakan.

Saya tidak menyangkal bahwa pornografi memang ada. Tapi saya hanya ingin menunjukkan ke lebih banyak orang, bukan itu yang kita lakukan.

Ada ratusan ribu anak muda, atau mungkin jauh lebih banyak lagi, yang menggunakan Tumblr untuk berkarya, berekspresi, dan berbagi cerita. 

Dan saya hanya ingin mengatakan dengan lantang: inilah Tumblr yang sebenarnya.