Takkan Pernah Usai

image

Tiap kali jatuh dan merasa ingin berhenti, saya selalu berusaha meyakinkan diri: saya sedang berada di jalan yang benar.

Karena saya tahu ada masanya Rasulullah dilempari batu hingga giginya tanggal dan gusinya berdarah.

Karena saya tahu ada masanya Edison dikeluarkan dari sekolah karena dianggap bodoh dan tidak bisa belajar dengan normal.

Karena saya tahu ada masanya ketika Muhammad Ali direndahkan, Gandhi dimusuhi, dan Einstein dianggap gila.

Karena saya akhirnya paham, semua jalan yang benar itu sulit. Tapi layak diperjuangkan.

Tiap kali direndahkan dan merasa terpuruk, saya tahu saya belum cukup kuat.

Saya belum cukup kuat untuk berlari lebih kencang dan lepas landas untuk terbang.

Saya belum cukup kuat untuk berdiri tegak dan berteriak dengan lantang.

Tapi tiap kali saya berpikir untuk berhenti, saya tahu saya masih di sini.

Dan saya tahu bahwa saya tidak sendiri.

Saya tahu selalu ada sosok pahlawan di depan, orang-orang yang sayang saya di belakang, dan teman-teman seperjuangan yang ada di samping kiri dan kanan.

Saya tahu saya masih berjuang.

Dan saya tahu, sampai kapanpun, perjuangan takkan pernah usai.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *