Kalo semua orang pintar dirasa lebih tepat jadi ilmuwan saja, dirasa lebih tepat hanya memberi masukan saja, lalu siapa yang jadi pemimpin?

Akhirnya pemimpin diisi orang-orang second best. Ya wajar kalo banyak kebijakan dan kelakuan pemerintah yang buruk. Orang-orang pintarnya kan disuruh jadi ilmuwan saja.

Respek harusnya diberikan kepada ilmuwan yang mau masuk ke dunia politik dan mengubah dari dalam. Respek harusnya diberikan kepada ilmuwan yang bukan hanya sekedar memberi masukan, tapi mau mengaplikasikan ilmunya untuk membuat kebijakan .

Terima kasih untuk Anies Baswedan dan Gerakan Turun Tangan

It takes thousand men to invent a telegraph, or a steam engine, or a telephone, or any other important things – and the last man gets the credit and we forgot the others.
He added his little mite – that’s all he did. These object lesson should teach us that ninety-nine parts of all things that proceed from intellect are plagiarisms, pure and simple; and the lesson ought to make us modest. But nothing can do that

Mark Twain, on originality and plagiarism. Exact same idea which I presented in my very first class presentation in university.

Ada dosa yang anda lakukan dengan kuliah di universitas ternama. Anda telah merampas kesempatan ratusan, bahkan ribuan orang yang anda singkirkan dalam kompetisi masuk universitas. Orang-orang yang mungkin lebih membutuhkan pendidikan dari pada Anda.

Tapi Anda bisa menebus dosa itu dengan kuliah sungguh-sungguh dan mengabdikan ilmu Anda untuk bangsa, untuk negara, dan untuk mereka.

Lamunan dalam hati yang sepi di malam minggu yang sendiri

Udah dari tahun 1985 saya masuk UI, belom juga diwisuda sampe sekarang. Ya nasib saya cuma bisa jadi satpam, padahal mah saya juga mau kuliah mas. Bentar lagi sih saya di wisuda, tapi ga bakalan ada pesta, bunga apalagi salaman sama pak rektor. Dikasih pesangon aja udah sukur lah buat pensiun.

Suara hati Satpam Perpustakaan Universitas Indonesia yang saya temui beberapa hari yang lalu.

Nyontek itu haram.
Kalo Ujian kalian nyontek, ijazah kalian jadi haram. Kalo kalian masuk sekolah atau kuliah dengan ijazah haram, studi kalian juga haram. Kalo kalian ngelamar kerja dengan ijazah haram, uang yang kalian dapetin juga haram.
Apa kalian mau anak istri kalian nanti makan makanan haram?

Mudirul-Ma,had, dari potongan nostalgia di sebuah hari di pesantren tercinta.