Untuk Hitam

Hitam,

bukan membawa kelam, tapi terang yang bersinar di atas hijau.

Hitam,

bukan menggelapkan mata, tapi menyilaukan pandangan di sudut depan yang tak pernah bisa mengalihkan.

Hitam, 

tak mau melebur sembarangan. Dia berkuncup ketika pelangi ada dimana-mana, tapi ketika bersama jaket coklat dan jam tangan hitam, dia merekah serupa kelopak Colorado di ujung senja.

Hitam, 

tak suka merah jambu, tak suka putih. Sederhana. Hanya karena ia tak suka, bukan berarti hitam akan selalu hitam. 

Hitam, mungkin stagnan. Tapi hitam, hanyalah hitam yang kuharapkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *